BMKG Ingatkan Warga Sultra Bahaya Banjir dan Tinggi Gelombang Tiga Hari ke Depan

632
 

Kendari, Inilahsultra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kepada warga Sulawesi Tenggara untuk mewaspadai bahaya banjir hingga tiga hari ke depan 2 Januari sampai 4 Januari 2020.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer 1 Januari 2020, terpantau pola tekanan rendah 1003 hPa teridentifikasi di Barat Daya Australia ini mengindikasikan mulai menguatnya angin musim barat sehingga terbentuknya pola konvergensi (pertemuan angin) di sekitar wilayah Sulawesi Tenggara terutama di wilayah bagian selatan sekitar Wakatobi, Baubau, Buton Selatan dan Buton Tengah.

- Advertisement -

Bersamaan dengan itu, massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sulawesi Tenggara sampai lapisan 700 mb mencapi 70 – 90%, serta indek labilitas sedang sampai kuat dan pola konvektif skala lokal di wilayah Sulawesi Tenggara, beserta hangatnya Suhu Muka Laut di wilayah sekitar Sulawesi Tenggara terutama bagian selatan, sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan cukup tinggi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Provinsi Sulawesi Tenggara memprakirakan dalam 3 hari ke depan potensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang*l berpotensi terjadi di beberapa wilayah.

Yakni, Wakatobi, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Baubau, Buton, Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Muna, Muna Barat, Kendari dan Konawe.

Sedangkan potensi cuaca berupa angin kencang yang dapat mencapai di atas 15 knot sehingga berpotensi gelombang dengan tinggi 1.25– 2.5 meter (kategori gelombang sedang) terjadi di wilayah Perairan Baubau, Perairan Wakatobi, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara.

β€œBMKG Sulawesi tenggara kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2020,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Kendari Ramlan S.

Ia menyebut, periode puncak musim hujan 2020, Kota Kendari dan Konawe Selatan masuk Januari, Konawe pada Mei, April terjadi di Kolaka, dan pada Juni wilayah Kepulauan Muna dan Buton.

Dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

β€œHarap diperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran dan dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi sekitar Perairan Baubau, Wakatobi, dan laut Banda Timur Sultra agar tetap selalu waspada,” tuturnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...