Pengamat : Siska dan AJP Belum Teruji, Kemenangan Tergantung Lobi

640
 

Kendari, Inilahsultra.com – Tiga partai koalisi dalam Pemilihan Wakil Wali Kota Kendari resmi menyepakati dua nama dari tiga nama yang dilahirkan untuk bertarung memperebutkan kursi wakil wali kota.

Sebelum memutuskan dua dalam rapat koalisi, PKS tetap bersikukuh mendorong Adi Jaya Putra (AJP) untuk calon wakil wali kota, karena usulan DPP PKS.

- Advertisement -

“Kami tidak akan mengalah, karena ini intruksi langsung dari DPP untuk Adi Jaya Putra sebagai calon wakil wali kota,” kata Sekretaris PKS Kota Kendari Ade Muhammad Satelit Mahata belum lama ini.

Kemudian, Partai Amanat Nasional (PAN) masih tetap konsiten dengan mengusulkan Siska Karina Imran sebagai calon wakil wali kota. Dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan Rahman Tawulo untuk calon wakil wali kota.

Ketiga partai ini tidak ada yang mengalah. Akhirnya Rahman Tawulo dari PKB memberikan lampu hijau kepada Siska dan AJP untuk maju bertarung di pemilihan wakil wali kota. Karena, lanjutnya, kalau tidak ada yang mengalah akan panjang proses ini dan tidak akan selesai.

“PAN dan PKS tiak mau mengalah, karena tetap kukuh dengan usulan masing-masing, karena tidak ada yang mengalah. Aknirya, PKB dengan mengusulkan Rahman Tawulo memutusakan untuk mundur dan memberikan kesempatan kepada ibu Siska dan AJP sebagai calon untuk bertarung dalam pemilihan wakil wali kota,” ujar Rahman Tawulo di kantor PAN Sultra, Jumat malam 27 Desember 2019

Kini pemilihan wakil wali kota tinggal menyisahkan dua calon dari PAN dan PKS. PAN dan PKS pernah sama-sama di Pilkada Kota Kendari. Kini partai besutan Zulkifli Hasan dan Mohamad Sohibul Iman saling berhadapan untuk mendapatkan satu kedudukan di Kota Kendari.

“PAN dan PKS berhadapan di pemilihan wakil wali kota, tetapi semua itu kita akan kembali kepada 35 anggota dewan yang melaksanakan dan memilih siapa wakil wali kota untuk mendampingi Sulkarnain dalam menjalankan pemerintahan di Kota Kendari,” ujar Ketua PKB Kota Kendari Rahman Tawulo.

Melihat peluang kedua calon ini, menurut pengamat politik Najib Husein, pertarungan Siska dan AJP sama-sama memiliki kekuatan dan punya peluang yang sama dalam menduduki kursi orang nomor dua di Kota Kendari.

“Meski sama-sama kuat, namun Siska dan AJP belum teruji. Mengapa saya berbicara demikian, karena perihal kapabilitas dan kompetensi keduanya belum bisa diukur,” kata Najib Husen belum lama ini.

Walaupun keduanya merupakan anak mantan Bupati Konsel Imran dan anak Bupati Konsel Surunuddin Dangga punya peluang yang sama, kata Najib, tergantung dari lobi-lobi politik yang mereka bangun dengan 35 anggota dewan.

“Siska dan AJP harus mampu melobi 35 suara yang ada di dewan untuk bisa memenangkan dalam pemilihan wakil wali kota,” jelasnya.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo Kendari ini memprediksi, dari hitungan dasar AJP telah unggul dengan PKS yang menguasai 7 kursi di DPRD, sementara Siska dengan PAN memiliki 5 kursi.

“Bukan berarti AJP bisa menang mutlak dari Siska, kuncinya itu saya kembali pada kekuatan lobi-lobi politik,” ujarnya.

Ia menambahkan, partai yang ada bisa memilih figur yang terbaik dari keduanya untuk bisa bersinergi dengan wali kota dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Kendari, dan yang terpenting 35 anggota dewan berusaha menghindari politik uang.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...