Pengambilan Kartu Peserta Ujian CPNS di Mubar Ricuh

1004
 

Laworo, Inilahsultra.com- Ratusan para pencari NIP di Kabupaten Muna Barat (Mubar) memadati kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar, Senin 21 Januari 2019.

Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) itu mengambil kartu peserta ujian di masing – masing loket tiap formasi yang sudah disiapkan oleh pihak BKPP.

- Advertisement -

Masing – masing calon CPNS itu terlihat mengantre dan desak desakkan. Bahkan jauh – jauh dari luar Mubar rela menunggu dari pagi hingga sore hari untuk bisa mendapatkan kartu peserta ujian itu.

“Dari pagi saya mengantre ini tapi belum juga dikasi kartunya. Mana sore ini saya harus menyeberang lagi di Konsel (Konawe Selatan) pak,” kata Ibu CPNS saat mengantri di loket yang tidak mau disebutkan namanya itu. Senin 21 Januari 2020.

Beberapa peserta CPNS dan pengantar sempat ricuh adu mulut dengan beberapa pegawai BKPP saat melayani pengambilan kartu tes ujian.

Ricuhnya pengambilan kartu peserta ujian itu berawal karena diduga tingkat pelayanan oleh pihak BKPP sama sekali tidak maksimal.

Salah seorang pengantar, Calon Kepala Desa terpilih Desa Nihi, LD Sulu, marah dan menyebut BKPP memberikan pelayanan kepada peserta CPNS tidak teratur.

“Bukan begitu sistemnya. Ini dari pagi kita disuruh tulis nama, setor nomor registrasi supaya dapat nomor urut, tiba – tiba yang baru datang setor KTP langsung jadi. Kalau begitu tinggal saya tabrak saja ini baru saya setor KTP. Kalau perlu saya lewat jendela,” kesal La Sulu di hadapan pihak pegawai pelayanan loket.

Kepala BKPP Mubar, Rosma Sari Laute sempat keluar dari ruangannya untuk memantau langsung suasana dan sempat melemparkan bahasa ke peserta yang protes.

“Jangan dengar dia. Bukan dia yang atur itu. Melayani ini,” ucap Rosma sambil melotot ke La Ode Sulu.

Tak berselang lama, suasana pengambilan kartu tes kembali kondusif. Terlihat beberapa sat pol mulai mengamankan tempat.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...