Basarnas Hentikan Pencarian Nelayan Batauga

273
 

Kendari, Inilahsultra.com – Basarnas Kendari menghentikan pencarian nelayan Batauga Kabupaten Buton Selatan, Kamis 23 Januari 2020.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengatakan, hingga pukul 14.00 Wita Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian hari ke-7 dengan hasil nihil.

- Advertisement -

Ia menyebut, pencarian terhadap nelayan yang hilang antara Perairan Batauga dan Pulau Siompu sudah berlangsung tujuh hari. Hanya saja, kata dia, tidak ada tanda-tanda korban ditemukan.

Untuk itu, berdasarkan kesepakatan dengan pihak terkait termasuk keluarga korban, maka pada pukul 14.20 Wita operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutur Wahyudi.

Ia menyebut, operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Diberitakan, salah satu nelayan asal Batauga Kabupaten Buton Selatan, La Ode Samiun (60) dilaporkan hilang, Jumat 17 Januari 2020.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi menyatakan, sekira pukul 10.15 Wita, pihaknya menerima informasi dari salah satu personel Polsek Batauga Andri bahwa pada pukul 09.00 Wita telah terjadi musibah pelayaran dimana seorang nelayan dilaporkan hilang di antara perairan Batauga dan Pulau Siompu.

Korban diketahui keluar melaut untuk memancing pada pukul 08.00 Wita menggunakan longboat.

“Sudah dilakukan pencarian oleh keluarga korban dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima,” katanya.

Berdasarkan informasi, lanjut dia, keluarga korban hanya mendapatkan longboat korban sudah dalam keadaan kosong.

Atas informasi itu, pukul 10.30 Wita, tim rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan satu unit RIB membawa peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.

“Jarak lokasi dengan Pos SAR Baubau sekitar 7,3 Nautical Mile,” tuturnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...