Bentrokan Kembali Terjadi di Area Pabrik China di Morosi

15870
 

Kendari, Inilahsultra.com – Bentrokan dua kelompok massa terjadi di depan pintu masuk pabrik PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Rabu 29 Januari 2020.

Satu orang massa dilaporkan terluka dan babak belur usai diamuk massa.

- Advertisement -

Bentrokan ini berawal dari ratusan massa dari PT Andalniaga Boemih Energi (ABE) menggelar demo di jalan tepat depan pabrik PT VDNI.

Massa PT ABE berusaha menutup jalan hauling yang sebelumnya dibangun atas kerjasama dengan PT Konawe Putra Propertindo (KPP) pada 2013 lalu.

Jalan hauling itu kemudian kini digunakan oleh PT VDNI untuk memobilisasi barang maupun ore nikel dari jeti ke industrinya.

Menganggap bahwa jalan itu hasil keringat PT ABE yang sampai saat ini belum diterima pembayaran dari PT KPP sebesar Rp 14 miliar, mereka berusaha menutupnya menggunakan alat berat.

Namun, upaya itu dihalau oleh massa lainnya yang diduga dari pekerja VDNI. Massa ini kemudian melemparkan batu ke arah escavator yang berusaha masuk ke jalan hauling.

Operator alat berat kemudian melarikan diri. Escavator ini dirusak massa.

Kelompok massa dari PT ABE kemudian melawan dengan melempar batu ke arah kantor PT VDNI. Tak sedikit mata busur ikut ditembakkan hingga pekerja PT VDNI melarikan diri.

Selain menggunakan batu, massa juga terlihat menggunakan senjata tajam dan besi.

Saat bentrokan terjadi, satu dari massa PT ABE terjebak di lokasi sehingga jadi bulan-bulanan pekerja.

Aparat kepolisian mencoba melerai dan membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata. Polisi berusaha menenangkan kedua kubu. Pihak PT VDNI mencoba memediasi namun bentrokan tetap berlanjut.

Hingga saat ini, kedua kubu masih bertahan di lokasi. Jalan depan PT VDNI menuju Bondoala dan Konawe Utara ditutup.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari polisi. Kapolres Konawe AKBP Susilo Setiawan belum memberikan keterangan soal ini.

Begitu pula dari pihak PT VDNI belum memberikan keterangan ikhwal bentrokan di area pabrik milik China tersebut.

Penulis : Jusbar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Komentar
loading...