Isu PAW Tiga Anggota Dewan, Massa Ancam Bakar Kantor Golkar Kota Kendari

7776
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Kendari dikepung massa, Senin 9 Maret 2020.

Kedatangan masa tersebut, untuk menyaksikan rapat pleno Partai Golkar Kota Kendari dengan agenda pemberian sanksi anggota Partai Golkar. Namun rapat tersebut dibatalkan.

- Advertisement -

Batalnya rapat tersebut, dikarenakan massa tidak ingin anggota dewan yang mereka pilih diberikan sanksi.

Pantauan Inilahsultra.com, massa
merangsek masuk di dalam kantor Partai Golkar Kota Kendari mendesak pengurus partai untuk membatalkan rapat tersebut.

“Batalkan rapat, tidak ada rapat, hilangkan rapat dan hilangkan absen. Jangan coba-coba memberikan sanksi kepada tiga anggota dewan yang kami sudah pilih dan percayakan duduk di DPRD,” ujar massa saat masuk dalam kantor Partai Golkar Kota Kendari.

Sementara massa yang berada di halaman kantor Partai Golkar meminta rapat pemherian sanksi kepada tiga anggota dewan dihilangkan, dan kalau tidak dihilangkan mereka akan membakar kantor Partai Golkar Kota Kendari.

“Jangan coba-coba ada rapat hari ini. Tidak ada PAW, jangan ada yang di PAW. Kalau kalian paksakan tiga anggota dewan ini diberikan sanksi PAW, kami akan bakar ini kantor,” ujar massa.

Berselang beberapa menit, rencana rapat pleno pemberian sanksi anggota partai Golkar dibatalkan. Setelah diumumkan pembatalan beberapa menit, massa menarik diri dan keluar dari kantor Golkar.

Ditemui di kantor Golkar Kota Kendari, anggota DPRD Fraksi Golkar La Ode Ashar tidak mengetahui akibat dirinya dan dua temannya yakni, LM Inarto dan Rajab LM Rajab Jinik akan diberikan sanksi terkait kesalahan apa.

“Saya belum tahu sanksi apa. Apakah sanksi terkait Pilwawali yang dinilai kami tidak mendukung AJP atau sanksi seperti apa. Yang jelas kami Fraksi Golkar solid mendukung AJP kemarin,” ujar La Ode Ashar.

Menurut dia, Fraksi Golkar solid mendukung AJP pada Pilwawali Kendari dan kalau dibilangkan tidak solid, karena ada bisikan-bisikan dari luar.

“Kami solid ke AJP. Jadi kesalahan apa yang akan kami diberikan. Kalau memang ada bukti kami tidak dukung AJP harus buktikan dulu, jangan langsung tiba-tiba kami diberikan sanksi tanpa sebab,” tekannya.

Terkait kehadiran massa di kantor Golkat, La Ode Ashar menyebut spontanitas karena mereka mendengar informasi bahwa anggota dewan yang mereka pilih dan percayakan di DPRD akan diberikan sanksi oleh partai.

“Mereka mendengar itu langsung turun sendiri di sini, karena mereka paham. Ketika anggota dewan yang mereka pilih diberikan sanksi PAW, maka haknya sebagai konsituen telah diambil oleh partai. Jangan main-main dengan pergerakan mereka sebagai konsituen,” ujarnya.

Sementara Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Kendari Sahabuddin menyampaikan permohonan maaf, karena agenda rapat bukan membahas persoalan pemberian sanksi anggota Partai Golkar. Tapi rapat hari ini membahas dan membentuk tim pencari fakta Partai Golkar untuk mengetahui solid apa tidak mendukung Adi Jaya Putra (AJP) pada Pilwawali kemarin.

“Ini kesalahan saya sebagai sekretaris. Saya minta maaf kepada teman-teman dan konsituen yang datang hari ini di kantor Golkar. Ini ada keselahan komunikasi internal,” katanya.

Di kantor Golkar Kota Kendari dihadiri langsung Ketua Hikman Balagi, turut hadir lima anggota DPRD Kota Kendari Fraksi Golkat, Sahabuddin, LM Inarto, LM Rajab Jinik, La Ode Ashar dan Rusiawati Abunawas.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...