Bupati Buteng Maafkan Wartawan Penyebar Link Berita Dugaan Penggunaan Ijazah Palsu

621
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Bupati Buton Tengah (Buteng) Samahuddin menerima permohonan maaf salah seorang wartawan, La Anto. Permohonan maaf itu disampaikan dalam surat pernyataan bermaterai Rp 6000.

La Anto sebelumnya diadukan ke Polres Baubau oleh seseorang bernama Akhmad Sabir, SH pada tanggal 30 Desember 2019 lalu. Aduan itu tentang penghinaan/pencemaran nama baik dan atau menyebarkan berita bohong.

- Advertisement -

Kemudian, La Anto menerima surat undangan permintaan keterangan dari Polres Baubau dengan nomor:B/23/III/2020/Reskrim tanggal 27 Maret 2020.

La Anto sempat berurusan dengan polisi karena menshare berita tentang dugaan penggunaan ijazah palsu Bupati Buteng Samahuddin ke media sosial facebook.

Surat pernyataan permohonan maaf tersebut diantar langsung wartawan media ciber itu ke Kantor Bupati Buteng. Dia bertemu langsung Bupati Buteng Samahuddin dan disaksikan oleh Anggota DPRD dan para kepala dinas, Senin 6 April 2020.

Samahuddin mengaku menerima permintaan maaf La Anto. Bahkan orang nomor satu di Buteng ini mengingatkan La Anto agar membuat berita sesuai fakta.

Menurut Samahuddin, seorang wartawan sebelum menerbitkan atau membagikan link berita harus mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Sehingga tidak hanya mendengarkan isu dari orang lain yang belum jelas faktanya.

“Saya anggap dia sebagai anak, tidak ada seorang bapak yang tidak maafkan anaknya,” ungkap Samahuddin.

Dalam surat pernyataan itu, La Anto menyesali perbuatannya dan meminta maaf atas kesengajaannya memosting link berita dan menyinggung Samahuddin, baik itu secara kelembagaan maupun pribadi.

Didalam isi surat tertanggal 6 April 2020 itu, La Anto berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Baik itu membuat berita dan menyebarkan link berita yang berhubungan dengan pelanggaran hukum.

La Anto bahkan bersedia diproses sesuai hukum bila masih mengulangi perbuatannya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...