Larangan Mudik, Sulkarnain Usul Pelabuhan di Kendari Ditutup

1270
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga untuk melakukan mudik Ramadan dan Idulfitri di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, terkait larangan mudik Ramadan dan Idulfitri, pelabuhan di Kota Kendari harusnya ditutup untuk mencegah masuknya orang dari luar dalam mencegah wabah virus corona di Kota Lulo.

- Advertisement -

“Larangan mudik ini meminta agar pelabuhan ditutup agar tidak ada lagi arus keluar masuk penumpang ke Kota Kendari, karena saat ini kita berusaha memutus mata rantai Virus Corona,” kata Sulkarnain Kadir,” Rabu 22 April 2020.

Selain usulan pelabuhan ditutup, orang nomor satu di Kota Kendari ini akan memberikan sanksi pada ASN yang nekat mudik selama masa pandemi Covid-19

“ASN yang nekat mudik tidak akan mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama 6 bulan,” jelasnya.

Sedangkan untuk warga yang memaksa masuk ke Kota Kendari setelah adanya larangan mudik akan dipaksa melakukan tes rapid dengan biaya sendiri.

“Wajib tes rapid dan tanggung sendiri biayanya bagi warga yang paksa masuk atau mudik ke Kota Kendari,” jelasnya,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...