Usai Menjalani Persalinan di RSUD Baubau, Warga Butur Diperiksa secara Rapid Test

1055
 

Buranga, Inilahsultra.com – Salah seorang warga Kecamatan Kulisusu Utara (Kulut) dinyatakan negatif Corona saat dilakukan pemeriksaan secara Rapid Test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton Utara (Butur), Senin 27 April 2020.

Sebelumnya, warga tersebut sempat melakukan karantina mandiri selama 11 hari setelah pulang dari Kota Baubau. Warga ini melakukan karantina mandiri setelah menjalani persalinan di RSUD Kota Baubau.

- Advertisement -

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Butur, dr Muh. Ali Badar mengatakan, warga tersebut menjalani persalinan bersamaan dengan warga Kota Baubau yang saat ini telah dinyatakan positif Corona.

“Di RS (Rumah Sakit) tadi hanya pemeriksaan rapid tes. Hasilnya negatif dan boleh pulang,” kata Ali Badar via pesan WhatsApp, Senin 27 April 2020.

Menurut dia, riwayat kontak langsung warga tersebut dengan warga yang dinyatakan positif Corona di Kota Baubau tidak ada. Namun Tim Penanganan Covid-19 melakukan pemetaan.

“Jadi pasien yang kebidanan itu dijadikan satu kluster. Pasien itu (Warga Kota Baubau) di rawat dan dinyatakan positif. Dipetakan untuk dijadikan pemataan epidemologi. Sehingga bisa dipantau,” jelas Ali Badar.

Karena pasien di Kota Baubau tersebut telah dinyatakan positif Corona sesuai hasil pemeriksaan Swab Test, lanjut Ali Badar, sehingga dilakukan pemeriksaan secara Rapid Test bagi warga di Kecamatan Kulisusu Utara tersebut.

“Dan ternyata hasilnya negatif,” ujarnya.

Ali Badar mengaku bersyukur karena satu kluster kebidanan tersebut telah memiliki hasil negatif Corona.

Sebelumnya, lanjut Ali Badar, tim penanganan Covid-19 juga sudah melakukan pemeriksaan secara Rapid Test terhadap warga Butur yang masuk kluster penumpang KM Lambelu. Hasilnya negatif Corona.

Menurut dia, saat ini tim terus melakukan pemetakan sehingga lebih mudah dalam penanganan.

Dia menjelaskan, meski warga Kecamatan Kulisusu Utara tersebut negatif, namun terus dilakukan pemantauan. Setelah batas waktu pemantauan baru bisa dinyatakan bebas.

Ali Badar belum bisa memastikan apakah masih akan dilakukan pemeriksaan atau tidak. Kecuali jika ada gejala klinis baru akan dilakukan pemeriksaan kepada warga Kecamatan Kulisusu Utara tersebut. Pasalnya, Rapid Test yang dilakukan saat ini baru masuk hari ke 11.

“Kalau misalnya dia pilek, maka hari ke 13 atau bila perlu hari ke 14 kita akan periksa lagi. Sekarang kan hari ke 11,” terangnya.

Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...