Pesta Miras Berujung Nyawa di Kendari, Tikam Sahabat Pakai Besi Cor Hingga Tewas

4970
 

Kendari, Inilahsultra com – Dipengaruhi minuman keras (miras), HR (24) nekat menikam sahabatnya sendiri YU (29) dengan menggunakan besi cor. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit terdekat, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia.

Peristiwa itu bermula, korban dan tersangka menghadiri acara ulang tahun temannya bernama DO yang terletak di Jalan Malik Raya, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari Rabu 20 Mei 2020, sekira pukul 20.00 WITa. Saat itu tersangka dan korban serta teman-teman lainnya menggelar pesta miras.

- Advertisement -

“Sekira pukul 02.00 WITa, teman-teman mereka sudah pulang, sedangkan tersangka dan korban masih melanjutkan miras bersama di kamar milik seorang wanita berinisial YO,” jelas Kapolsek Mandonga, AKP Ketut Arya Wijanarka kepada Inilahsultra.com, Selasa 26 Mei 2020.

Kemudian, sekira pukul 03.00 WITa, lanjut Arya, tersangka keluar dari kamar wanita itu. Tak lama kemudian tersangka mendengar suara perempuan teriak-teriak menyuruh korban keluar dari kamar.

“Mendengar teriakkan itu, tersangka masuk ke dalam kamar dan menegur korban. Namun korban tidak menerima malah korban memukul kepala tersangka menggunakan botol bekas minum keras,” sambungnya.

Tak terima, tersangka lalu menikam korbon dengan menggunakan besi cor. Besi tersebut berbentuk pisau yang memang sudah dibawa dari rumah.

Usai menikam korban, tersangka memanggil DO. Tersangka meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan korban dilarikan oleh DO ke Rumah Sakit Aliyah untuk mendapat perawatan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

“Keesokan harinya, Kamis 21 Mei 2020 siang 12.00, paman korban melaporkan kejadian itu di Polsek Mandonga,” bebernya.

Berdasarkan laporan itu, unit Reskrim Polsek Mandonga melakukan penyelidikan dengan mencari informasi di TKP. Pada pukul 23.00 WITa, tersangka berhasil ditangkap di Jalan Wirabuana, Kelurahan Poasia, Kecamatan Poasia.

“Selain itu, kami mengamankan barang bukti berupa potongan besi dengan panjang sekitar 30 sentimeter berbentuk sajam,” tuturnya.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan pasal 351 ayat (3) Kitab Undang-undang Humus Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...