Program Kotaku di Kelurahan Anaiwoi Kendari Mulai Dikerjakan

377
 

Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyerahkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dan meletakkan batu pertama pembangunan drainase program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Wuawua, Rabu 1 Juni 2020.

Kelurahan Anaiwoi mendapat alokasi anggaran Program Kotaku sebesar Rp 1 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di 7 titik. Untuk pembangunan drainase sepanjang 200 meter di RT 09 RW 03 ini, menggunakan anggaran Rp 54.555.000.

- Advertisement -

“Masyarakat Kelurahan Anaiwoi bersama-sama mengawal program Kotaku. Mari kita mulai ambil bagian dari awal, jangan nanti ada masalah baru melapor. Kalau mau kawasan baik, mari kita bekerjasama dengan baik,” kata Sulkarnain Kadir.

Lanjut Sulkarnain, selain penataan kawasan di Bungkutoko, Kota Kendari juga mendapat program penataan kawasan Kali Mandonga sebesar Rp 7 miliar.

“Program ini sudah mulai dikerjakan pada tahun 2019, kita harapkan hasilnya sesuai dengan apa yang kita harapkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Prasana Permukiman Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Ditjen PUPR Mustaba mengatakan, untuk tahun 2020 Kota Kendari mendapat alokasi anggaran Rp 4 miliar di 4 kelurahan. Jika, program Kotaku bisa berkolaborasi dengan dana kelurahan, maka jumlah kawasan kumuh di Kota Kendari bisa berkurang.

“Untuk itu, saya berharap program ini bisa diselesaikan tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya karena nanti apa yang dikerjakan ini diaudit BPKP, sebagai pertanggungjawaban,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Kota Program Kotaku Langkarisu mengatakan, kawasan kumuh di Kelurahan Mataiwoi seluas 2,5 hektare dengan skor kawasan kumuh sebesar 24 atau berada pada kategori kumuh ringan.

“Kita berharap setelah turunnya intervensi program Kotaku, jumlah kawasan kumuh di Kelurahan Mataiwoi bisa berkurang bahkan hilang,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...