Imigrasi Kendari Nyatakan TKA China Gelombang Pertama Gunakan Visa Kerja

1652
 

Kendari, Inilahsultra.com – Usai menjalani karantina selama 14 hari, Kantor Imigrasi Kelas 1A Kendari, Sulawesi Tenggara melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasiannya terhadap 156 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang datang pada gelombang pertama, Rabu 8 Juli 2020.

Pemeriksaan dokumen itu, menyangkut visa yang digunakan oleh TKA asal Tirai Bambu yang saat ini berada di pabrik PT OSS di Morosi, Kabupaten Konawe.

- Advertisement -

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Hajar Aswad menuturkan, dari pemeriksaan dokumen yang dilakukan Kantor Imigrasi Kendari, 156 TKA yang tiba pada gelombang pertama menggunakan visa c 312 atau visa bekerja dan masa berlakunya selama 6 bulan ke depan. Sementara paspor berlaku hingga 3 Maret 2021.

“Pemeriksaan dokumen 156 TKA China gelombang pertama baru bisa dilakukan hari ini sesuai dengan aturan protokol kesehatan Covid-19. Dimana 156 TKA ini terlebih dahulu menjalani karantina mandiri guna memastikan kondisi kesehatan mereka,” terang Hajar Aswad.

Kemudian, untuk pemeriksaan dokumen TKA yang datang gelombang kedua berjumlah 105 orang, pihak Imigrasi akan kembali turun ke pabrik PT OSS setelah masa karantina mandiri berakhir 14 hari.

Senada dengan itu, External Afairs Manager PT VDNI dan PT OSS Indrayanto mengatakan, selama ini banyak mempertanyakan legalitas dokumen TKA yang masuk. Dengan dilakukan pemeriksaan dokumen, setidaknya bisa menjawab kecemasan publik.

“Kami berterima kasih kepada pihak Imigrasi Kendari yang telah melakukan pemeriksaan dokumen terhadap 156 TKA gelombang pertama,” ucapnya.

Sedangkan TKA gelombang kedua sebanyak 105 orang, dokumennya akan diperiksa setelah massa karantina selesai.

“Saya berharap masyarakat dan publik semua bisa bersabar dan menahan diri. Sebab pemeriksaan dokumen mengikuti setandar protokol kesehatan,” bebernya.

Kemudian, nanti setelah masa karantina berakhir baru bisa dilakukan setelah memastikan kondisi kesehatan TKA ini dalam keadaan baik dan bebas dari Covid-19.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...