Jubir Gugus Tugas Mubar Bungkam Terkait Informasi Rajiun Terpapar Covid-19

1748
 

Laworo, Inilahsultra.com– Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan virus Corona atau Covid-19, Kabupaten Muna Barat (Mubar) terkesan tidak mau memberikan informasi atau menutupi terkiat dengan perkembangan Covid-19 di Mubar.

Kabar beredarnya Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada yang dinyatakan positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Mubar, Rahman Saleh belum sama sekali memberikan komentar sampai saat ini, padahalnya Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah menyatakan terkait hal itu untuk dikonfirmasi melalui Gugus Tugas Mubar.

- Advertisement -

Sbelumnya diberitakan, Bupati Mubar LM Rajiun Tumada dinyatakan positif Covid-19. Hal itu berdasarkan keterangan dari Bupati Muna, LM Rusman Emba, KPU Provinsi Sultra dan beredarnya hasil swab yang dikeluarkan pihak Rumah Sakit Bahteramas, tertanggal 4 September 2020 lalu.

Atas hal itu pihak keluarga ataupun simpatisan tim pemenangan bahkan dari wakilnya sendiri sebagai bakal calon bupati Muna, La Pili tidak terima dan dianggap tidak lajim terkait berita yang beredar itu.

“Sebagai masyarakat Mubar kita juga bingung. Dari berita yang beredar sekarang terlalu banyak yang bilangkan hoax. Sebenarnya mana yang benarnya ka. Coba tanyakan di jubirnya kone,” kata Rey mahasiswa UHO ini.

Terkait hal tersebut, jurnalis Inilahsultra.com mencoba konfirmasi di Jubir Gugus Tugas Covid-19 Mubar, Rahman Saleh. Namun beberapa kali dihubungi tidak pernah diangkat. Baik melalui SMS maupun via pesan WhatsApp tidak digubris. Begitu juga dengan Kepala Dinas Kesehatan Mubar, LM Ishar Masiala, saat dihubungi melalui teleponnya tidak pernah diangkat.

Sebelumya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sultra, dr Rabiul Awal menuturkan hasil pemeriksaan swab bakal calon kepala daerah sudah diserahkan kepada masing-masing calon dan gugus tugas setempat.

Kata dia, seyogyanya sudah diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) tempat pemilihan kepala daerah (Pilkada) diselenggarakan.

Dikonfirmasi terkait informasi yang beredar ada calon kepala daerah yang positif Covid-19, Rabiul Awal enggan berkomentar.

“Sebaiknya konfirmasi langsung ke calon kepala daerah atau KPU setempat,” ujar Rabiul Awal.

Reporter : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...