48 Hari Bergulir di Kejari Kendari, Kasus Pajak Reklame Belum Ada Titik Terang

353
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kasus dugaan penggelapan pajak reklame di Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari terhitung sudah 48 hari bergulir namun belum juga ada titik terang.

Sampai saat ini, institusi penegak hukum di bawah kepimpinan baru Shirley Sumuan belum menetapkan tersangka atas dugaan korupsi pajak reklame Pemkot Kendari tahun 2018 dan 2019.

- Advertisement -

Padahal sebelumnya, Kejari Kendari sudah menemukan dua alat bukti kuat. Bahkan salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Kendari berpotensi besar ditetapkan tersangka. Namun, faktanya sampai saat ini belum ada penetapan tersangka.

Saat dikonfirmasi Kasintel Kejari, Ari Siregar mengatakan, untuk melanjutkan proses dan menuntaskan kasus dugaan korupsi pajak reklame, pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra.

“Informasi dari Pidsus yang masuk ke kami, untuk saat ini masih menunggu hasil audit BPKP. Tapi biasanya memang lama menunggu,” kata Ari Siregar, Senin 14 September 2020.

Ari mengatakan, saksi yang diperiksa tidak ada tambahan dan masih tetap 10 orang dalam kasus ini.

Meski tidak ada tambahan saksi, Ari menegaskan, kasus pajak reklame terus berlanjut. Calon tersangka yang alat buktinya cukup kuat juga masih tetap satu orang. Dalam waktu dekat, Kepala Kejari yang baru akan mengumumkan jika telah ada penetapan tersangka.

“Nantikan akan diumumkan sama Kajari. Tapi belum tahu waktunya kapan,” tuturnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Komentar
loading...