Jembatan Teluk Kendari Bakal Dipasangkan CCTV, yang Melanggar Disanksi

555
Warga memadati Jembatan Teluk Kendari usai diresmikan Jokowi. (Haerun)
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Polda Sultra melakukan uji layak fungsi, sehingga Jembatan Teluk Kendari ditutup sementara.

-Advertisements-

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN XXI Kendari, Zulkarnaini mengatakan, sebelumnya uji layak fungsi jembatan sudah dilaksanakan dan mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kemarin uji layak fungsi sudah pernah kita lakukan dan mendapat sertifikat dari Kementerian PUPR. Kali ini merupakan tindak lanjut uji layak fungsi yang dilakukan sebelumnya,” kata Zulkarnaini.

Ia mengatakan, uji layak fungsi kembali dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan para pengguna jalam ketika melewati jembatan sepanjang 1,3 kilometer. Termaksud pemasangan rambu-rambu lalu lintas demi kelancaran arus lalu lintas.

“Nanti di jembatan ini dipasangkan rambu-rambu lalu lintas demi kelancaran jalur transportasi. Apabila ada yang ditemukan melanggar ada sanksi berdasarkan undang-undang,” jelasnya.

Penutupan sementara jembatan dimulai pada 26 Oktober lalu dan akan dibuka pada bulan November mendatang.

“Selama uji layak berlangsung jembatan akan ditutup untuk kendaraan, kalau pejalan kaki masih bisa melalui jembatan tersebut. Insya-Allah rencanannya jembatan dibuka kembali pada 10 November mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Tim Dinas perhubungan (Dishub) Sultra, Awaludin mengatakan, dalam uji layak ditemukan ada beberapa rambu-rambu lalu lintas jembatan yang harus dibenahi.

“Berdasarkan hasil survei tadi. Kita temukan beberapa rambu-rambu lalu lintas yang harus dibenahi,” jelasnya.

Awaludin mengungkapkan, kondisi yang membayangkan jembatan karena banyak warga yang duduk dan melakukan swafoto di pembatas jembatan yang dinilai akan menimbulkan musibah.

“Ketikan dibukan kembali jembatan akan dipasangkan CCTV untuk memantau pengunjung. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas seperti memancing dari atas jembatan atau berada di luar pagar. Apabila ada yang kedapatan ada sanski bagi pengunjung yang berada di area berbahaya,” tutupnya.

Kemudian, Kasudit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sultra, AKBP Jarwadi mengatakan, Polda Sultra menyepakati pemasangan rambu-rambu lalu lintas di jembatan.

“Kemarin banyak masyarakat yang parkir di jembatan, padahal ada aturan pengguna jalan dilarang berhenti atau parkir di sepanjang jembatan. Nanti kita berikan edukasi dan sosialisasikan kepada masyarakat

Sebelumnya, Jembatan Teluk Kendari diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Kamis 22 Oktober 2020.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
-Advertisements-
loading...