Speedboat Dari Labengki Menuju Batu Gong Dihantam Ombak di Perairan Lasolo

117
Perahu motor cepat (Speedboat) yang ditumpangi 9 orang Person On Board (POB) dihantam ombak di Perairan Lasolo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kendari, Inilahsultra.com – Perahu motor cepat (Speedboat) yang ditumpangi 9 orang Person On Board (POB) dihantam ombak di Perairan Lasolo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu, 28 Maret 2021 sekira pukul 17.00 WITa.

Speedboat bertolak dari Labengki, Kabupaten Konawe Utara (Konut) sekira pukul 15.00 WITa, dan akan menuju ke Muara Batu Gong Kabupaten Konawe. Dalam perjalanan, tepatnya di Perairan Lasolo speedboat dihantam ombak karena cuaca buruk, mengakibatkan speedboat mengalami mati mesin.

- Advertisement -

Basarnas Kendari menerima informasi dari salah satu penumpang yang ikut dalam rombongan Speedboat tersebut. Ia melaporkan, Speedboat yang ditumpanginya mengalami mati mesin di sekitar perairan Lasolo.

“Setelah menerima informasi itu, Tim Rescue Basarnas Kendari diberangkatkan menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) dengan menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Pacitan untuk memberikan bantuan SAR,” kata Kepala Kantor Basarnas Kendari Aris Sofingi saat dikonfirmasi Inilahsultra.com, Senin, 29 Maret 2021.

Jarak yang akan ditempuh dari LKK dengan Dermaga Utama Basarnas Kendari sekitar 32,30 Nautical Mile/Mil Laut. Sekira pukul 22.10 WITa, KN SAR Pacitan tiba di LKK.

“Namun, sesampainya di LKK, Tim Rescue menerima informasi dari salah satu POB, menginformasikan bahwa sekira pukul 21.30 WITa, mereka ditemukan oleh nelayan yang melintas di LKK,” sambung Aris Sofingi.

Rombongan Speedboat meminta bantuan kepada nelayan untuk membantu evakuasi ke Muara Batu Gong dengan jarak tempuh kurang lebih NM dari LKK. Pukul 22.15 WITa, seluruh POB tiba dengan selamat di Muara Batu Gong.

“Selanjutnya KN SAR Pacitan kembali ke Dermaga Utama Basarnas Kendari. Dengan ditemukannya seluruh korban dan sudah dievakuasi dalam keadaaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” jelas Aris.

Adapun data penumpang Speedboat tersebut Yunita Sari (19), Linda Adriani (39), Alfian Efendi (18) (ABK Kapal), Tomikar (24) (ABK Kapal), Sri (29), Meridian (53), Taliga (26), Jesi (33) dan Sarwan (44).

Reporter : Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...