
Raha, Inilahsultra.com – Senyum sumbringa kepada seluruh calon pegawai negri sipil (CPNS) di kabupaten Muna saat mendengar bahwa mereka telah dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS untuk formasi tahun 2019.
Namun dalam perjalanannya, peserta CPNS sebanyak 236 orang yang dinyatakan lulus itu terpaksa sebagian peserta gigit jari, pasalnya nomor induk pegawai (NIP) sebanyak 19 peserta CPNS sampai saat ini mereka belum terima.
Salah seorang peserta CPNS Muna yang enggan menyebutkan namanya itu mengaku, sampai saat ini dirinya dan peserta CPNS lainnya sebanyak 19 orang itu belum menerima NIP.
Pihaknya menduga ada kejanggalan dan ada indikasi permainan yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Muna.
“Kita tidak tau juga apa persoalanya. Sebelumnya juga tidak ada pemberitahuan atau panggilan ke kita. Berbicara kelengkapan berkas kita juga sudah lengkapi semua,” katanya. Kamis, 8 april 2021 di Raha.
Selama ini juga, kata dia, tidak disampaikan apa yang menjadi kendalanya. Nanti beberapa kali dicek di BKPSDM Muna baru ditahu, yang menjadi kendala adalah file seperti salah pengiriman ijazah dan ada beberapa file yang dikirim itu buram.
“Setelah itu Admin meminta file untuk diupload sama peserta CPNS. Setelah itu dikirim itu file di BKD secara manual dan sampai sekarang tidak pernah diperbaiki lagi,” ujarnya.
Pihaknya menduga, tidak keluarnya NIP ini ada unsur kesengajaan yang dilakukan pihak BKPSDM Muna. Dirinya menyebut, saat ketemu langsung dengan nama Ikbal, dalam hal ini admin. Dirinya melihat ada kejanggalan dengan file yang sudah disetor untuk dikirim di BKN.
Menurutnya, file yang disetor di BKPSDM Muna agar diakses di sistem untuk dikirim langsung di BKN ada permainan, sehingga berkas yang dikirim melalui admin ke BKN sengaja dikurangi. Akibatnya berdampak pada NIP mereka yang tidak keluar.
“Salah satu peserta CPNS ada kenalan yang ditahu di BKN. Ternyata setelah dicek berkas yang dikirim itu sudah berbeda. Misalnya begini, ada beberapa poin yang dibutuhkan seperti ijazah atau kelengkapan lainnya. Jadi ada yang dikurangi satu atau ada yang sengaja tidak dikirim,” bebernya.
Terpisah, Kepala BKPSDM Muna, Sukarman La Oke mengatakan, NIP 19 peserta CPNS itu saat ini masih dalam tahapan proses.
“Pak Ikbal sekarang lagi di Jakarta untuk memproses itu dan melihat apakah bisa keluar,” tuturnya.
Ia menerangkan, yang menjadi kendala tidak keluarnya NIP CPNS itu, dalam melakukan pengiriman file ada yang salah upload.
“Iya kan akunya mereka sendiri-sendiri. Mungkin ada beberapa yang salah upload, ada yang pecah gambarnya toh. Pasti disurati dan perbaiki,” imbuhnya.
Meski demikian, Sukarman berjanji akan tetap membantu agar NIP itu cepat keluar.
“Kita membantu mereka semaksimal mungkin sampai dengan pada akhirnya keluar. Mudah-mudahan mereka ber rezeki dan secepatnya terkabulkan. Tidak ada kita menghalang-halangi, terkadang saja salah dimaknai,” ucapnya.
Rencananya besok, Jumat, 9 april 2021, Peserta CPNS 2019 yang belum mendapatkan NIP itu akan temui Bupati Muna, LM. Rusman Emba di kediamannya.
Reporter : Muh Nur Alim




