AS Tamrin: Memberi Makan Anak Yatim Sejalan dengan Nilai PO-5

45
Wali Kota Baubau AS Tamrin saat memberikan bingkisan kepada anak yatim.

Baubau, Inilahsultra.com – Darma Wanita Persatuan (DWP) Kota Baubau menggelar kegiatan Pakandeana Anaana Maelu (memberi makan anak yatim) yang dipusatkan di Rujab Wali Kota Baubau, Senin sore 16 Agustus 2021.

Wali Kota Baubau AS Tamrin menyebut jika memberi makan pada anak yatim sangat sejalan dengan apa yang terkandung dalam nilai-nilai PO-5. Pasalnya, selain Pomamasiaka, dalam budaya Pakandeana Anaana Maelu tersebut juga terkandung nilai Popiapiara.

- Advertisement -

“Pakandeana Anaana Maelu ini adalah wujud kepedulian kita terhadap sesama, dan sudah dilaksanakan sejak dulu setiap tahun pada bulan Muharram. Nah di sinilah koneksitasnya dengan PO-5, bagaimana menyantuni anak-anak yang sudah tidak ada orang tuanya,” tutur AS Tamrin dalam sambutannya.

Kata dia, hal ini telah termaktub dalam nilai Pomaamasiaka dan Popiapiara. Di mana dalam menyantuni tersebut, bermakna saling pelihara dan saling merawat. Untuk itu, pihaknya sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Memberikan santunan kepada anak yatim adalah merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama meskipun ala kadarnya. Namun yang terpenting dalam memberi santunan ini adalah rasa ikhlasnya, maka nilai-nilai ini harus betul-betul terintegritas dalam diri kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Baubau ini mengajak seluruh masyarakat agar dalam setiap melakukan aktivitas selalu menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Pasalnya, tanpa adanya kesadaran dari masyarakat, maka segala upaya yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 akan menjadi sia-sia.

“Untuk memutus mata rantai Covid-19 ini bukan hanya tugas pemerintah, namun ini adalah tugas kita semua, tugas seluruh lapisan masyarakat, dan harus ada kesadaran dari masyarakat. Untuk itu mari kita terapkan 5M, yaitu Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai masker, Menghindari kerumunan, dan Membatasi untuk tidak keluar kalau tidak penting,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...