BNNP Sultra Ikuti Webinar Nasional Evaluasi Pelaksanaan P4GN

1621
BNNP Sultra mengikuti Webinar Nasional membahas evaluasi P4GN.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti Webinar Nasional membahas Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), di Aula Kantor BNNP Sultra, Selasa 24 Agustus 2021.

-Advertisements-

Kegiatan ini berdasarkan Undang -Undang RI. Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional.

Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Selanjutnya, berdasarkan Instruksi Presiden RI No. 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024. Juga Surat Edaran MENPAN RB Nomor 58 Tahun 2020 Tanggal 29 Mei 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN dalam Tatanan Normal Baru.

Kemudian, Surat Deputi Bidkoor Kamtibmas Nomor : UN-1455/KM.00.02/8/2021 tanggal 19 Agustus 2021 perihal Undangan Webinar Nasional.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanani RI secara virtual dengan menerapkan Protokol Kesehatan yaitu: physical distancing, menggunakan Masker, hand sanitizer, mengukur suhu dengan termometer Infrared yang ketat demi menjaga penularan dan penyebaran Covid 19.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 227 peserta yang terdiri dari Pejabat Pejabat Pemerintah Pusat, Gubernur se-Indonesia, Kepala Kesbangpol Provinsi se-Indonesia, Kepala BNN Prov/Kab/Kota se-Indonesia, Dir Narkoba Polda se-Indonesia dan Kepala Kanwil Kumham Provinsi se-Indonesia.

Dan untuk Provinsi Sulawesi Tenggara, kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sultra (Muh. Ilyas, SE.,MM), Kepala BNNP Sultra (BJP. Sabaruddin Ginting, S.IK), Ka. Kanwil Kumham Sultra (Silvester Sili LAba, SH), Kabid Ketahanan Seni Budaya, Agama, dan Ekonomi Kesbangpol Sultra (Hamdani, Tiabang, SE), Dir Narkoba Polda Sultra (Kombes. Pol. M.Eka Faturrahman, SH.,S.IK), Kabag Umum BNNP Sultra (Syamsuarto, S.Sos.,M.Kes), Kabid Pemberantasan BNNP Sultra (Kombes.Pol. Joni Triharto, SH.,MH), PS. Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sultra (Kompol. Anwar Toro), Sub Koor. Pencegahan BNNP Sultra (Mindrayatin, S.KM.,M,Kes) dan Kasubid Ketahanan Seni Budaya dan Agama Kesbangpol Prov. Sultra (Megawati Hamzah, SP.,M.Si).

Kepala BNN RI DR.Petrus Golose, dalam sambutannya mengatakan, amanat Inpres No. 2 Tahun 2020, dimana ditugaskan untuk mengoordinasikan Kementerian dan lembaga serta berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024.

Disamping itu juga, memberikan penugasan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan untuk memfasilitasi BNN dalam mengoordinasikan Kementerian dan Lembaga untuk nelaksanakan Rencana Aksi Nasional P4gn 2020–2024.

Kemudian, Menteri Dalam Negeri juga mendapatkan Amanat untuk Melakukan pembinaan Dan Pengawasan terhadap Pemerintah Daerah dalam melakukan fasilitasi dan melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Dan Keamanan, Moh. Mahfud, MD, dalam sambutannya berharap bahwa melalui Rakornas Nasional ini pihaknya mengajak kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah untuk bersama-sama dan bersinergi serta berperan aktif sesuai bidang tugas masing-Masing, dalam peningkatan keberhasilan pencegahan dan pemberantasan Narkoba ke depan dalam mendukung terwujudnya tujuan Nasional.

Olehnya itu, Mahfud berharap kepada Kementerian dan Lembaga untuk bertanggung jawab atas pelaksanaan rencana aksi nasional P4GN tahun 2020-2024 sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Kepada Gubernur dan Bupati/Walikota untuk bertanggung jawab atas pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024 di daerahnya masing-masing, berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri,” kata Mahfud.

Ia menambahkan, kepada para aparat penegak hukum, untuk meningkatkan penguatan intelijen, pengawasan di dalam Lapas, pengawasan pintu masuk Negara dan pengawasan terhadap transaksi keuangan serta terus melakukan upaya dan peningkatan strategi dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika sehingga dapat menciptakan kondisi Kamtibmas yang aman dan damai.

Selanjutnya, Sekretaris Utama BNN RI, I Wayan Sukawinaya, menampilkan rekapitulasi pelaksanaan aksi ginerik P4GN sesuai implementasi Inpres 2/2020 selama B06.

Sedangkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga membawa materi tentang “Membangun Sinergi Terintegrasi dalam Rangka Lapas Bersih Narkoba”.

Kemudian, penyampaian materi oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto, dengan judul “ Kebijakan Penegakan Hukum terhadap Penyalahgunaan Narkoba”.

Narasumber terakhir dari Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya Direktorat Jenderal Politik dan PUM Kementerian Dalam Negeri, Dr La Ode Ahmad, dengan judul materi “Peran Pemerintah Daerah dalam Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika”.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi internal Provinsi Sulawesi Tenggara, dimana Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sultra Muh. Ilyas, akan mendukung pelaksanaan Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 dengan melaksanakan 4 Aksi Ginerik P4GN di Sekretariat Daerah Prov. Sultra.

Reporter: Iqra Yudha

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...