Dewan Minta APBD Kota Kendari 2022 Prioritaskan Infrastruktur dan Perbaikan Layanan PDAM

38

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta pemerintah kota (Pemkot) Kendari memprioritaskan
anggaran tahun 2022 untuk pembenahan infrastruktur khususnya dalam penanganan persoalan banjir.

Anggota DPRD Kota Kendari, Syaifulah Usman menjelaskan, dalam rapat paripurna pandangan fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Kota Kendari tahun 2022, pada Selasa 5 Oktober 2021.

- Advertisement -

Tujuh Fraksi di DPRD menerima Raperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut oleh DPRD dan tim Anggaran pemerintah kota Kendari dengan sejumlah catatan.

“Selain infrastruktur, harus juga peningkatan pendapatan asli daerah harus terus dilakukan untuk membiayai pembangunan di Kota Kendari. Dan Peningkatan kapasitas para pelaku usaha mikro dan kecil berupa pelatihan untuk meningkatkan skill mereka dalam menjalankan usahanya,” jelas Syaifulah Usman, Rabu 6 Mei 2021.

Anggota dewan yang lain, Noviana meminta pemerintah kota harus juga tak lupa untuk menyelesaikan masalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sampai saat ini masih menjadi keluhan masyarakat.

“Tak bisa dipungkiri, PDAM ini masih menjadi masalah di masyarakat dari dulu sampai sekarang. Kita harapkan kedepan pemerintah kota bisa menjawab apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih PDAM,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menjelaskan, pemerintah kota terus berupa memaksimalkan peningkatan PAD baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi, termasuk melakukan pengawasan baik secara langsung maupun memanfaatkan kemajuan teknologi.

Sedangkan pembenahan infrastruktur memang menjadi skala prioritas yang sudah dilakukan pemerintah kota.

“Pemerintah Kota telah menyediakan anggaran infrastruktur lebih dari 40 persen dari total APBD tahun anggaran 2022 yang merupakan mandatori spending pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Untuk perhatian terhadap UMKM pemerintah kota akan mengalokasikan program dan kegiatan bagi pelaku UMKM dalam bentuk pembangunan sarana pusat layanan UMKM terpadu.

“Melalui peningkatan keterampilan maupun modal usaha bagi pelaku UMKM. Pemerintah kota juga terus berusaha memperbaiki pelayanan PDAM,” tutupnya.

Reporter : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...