Empat Hari Hilang, Nelayan Asal Buton Ditemukan Meninggal Dunia

1898
Nelayan Asal Buton yang ditemukan meninggal dunia di Pantai Liatande, Desa Mata Indaha, Kecamtan Pasikolaga, Kabupaten Muna.(foto : istimewa).

Kendari, Inilahsultra.com – Masyarakat pesisir Pantai Liatande, Desa Mata Indaha, Kecamatan Pasikolaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan adanya penemuan mayat jenis kelamin laki-laki pada Selasa 14 Desember 2021.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Muna, Iptu Hamka mengatakan, mayat itu pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang ingin bermain di pantai tersebut sekitar pukul 12.30 WITa.

- Advertisement -

Kemudian masyarakat masyarakat setempat melaporkannya ke Polsek Pure. Kemudian porsonel Polsek mendatangi tempat dimana lokasi mayat ditemukan untuk melakukan evakuasi.

Setelah diidentifikasi, jenazah diketahui bernama La Taindi (36), seorang nelayan yang sempat dinyatakan hilang saat melaut di Selat Walengkabola, Kecamatan Tongkuno, Kabulaten Muna empat hari lalu.

“La Taindi merupakan nelayan asal Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton. Lalu kita hubungi pihak keluarganya. Dari informasi pihak keluarga, korban hilang sejak Jumat 10 Desember 2021, ketika pergi memancing,” kata Iptu Hamka lewat pesan whatsapp, Selasa malam 14 Desember 2021.

Hamka bilang, saat ditemukan kondisi mayat bengkak dan membusuk. Tangan kanan hingga pergelangan siku tidak ada.

“Waktu ditemukan mayat sudah tidak utuh. Lengan kanannya sudah tidak utuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari keterangan pihak keluarga, selama melakukan pencarian sejak Sabtu 11 Desember 2021, tidak mendapat tanda-tanda keberadaan korban, bahkan pencarian dilakukan hingga perairan Pantai Walengkabola.

“Menurut keterangan pihak keluarga sudah empat hari mereka cari sampai di perairan Waleangkabola, tidak ditemukan. Pihak keluarga yang mengambil jenazah menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dievakuasi menuju rumah duka di Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, untuk dimakamkan,” tutupnya.

Reporter : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...