Jokowi Bersama Ibu Negara Gunakan Pakaian Adat Buton Saat Pimpin Upacara HUT RI di Istana

102
Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan pakaian adat Buton saat memimpin upacara HUT RI di Istana Negara Jakarta. (Istimewa)
Bacakan

Jakarta, Inilahsultra.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama ibu negara Iriana Joko Widodo kembali memakai baju adat di upacara peringatan HUT ke-77 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

-Advertisements-

Diketahui, Jokowi mengenakan baju adat Dolomani dari Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Ini baju dari Buton, Sulawesi Tenggara. Ini baju Dolomani dari Buton,” kata Jokowi kepada wartawan menjelang upacara HUT RI di Istana, Jakarta Pusat, Rabu 17 Agustus 2022.

Saat ditanya mengenai makna baju adat tersebut, Jokowi meminta ditanyakan langsung ke Buton. “Maknanya dicari ke Buton,” tuturnya.

Bukan hanya Jokowi menggunakan baju adat Buton, ibu negara Iriana juga terlihat menggunakan baju adat Buton. Bahkan, Mensesneg Pratikno juga tampak memakai baju adat. Paspampres yang juga memakai baju adat.

Jokowi memimpin langsung upacara HUT RI. Sementara itu, Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti bertugas membacakan naskah proklamasi. Sedangkan Menag Yaqut Cholil Qoumas bakal membacakan doa.

Dikutip dari berbagai sumber, Baju Adat yang digunakan Jokowi ini ini rupanya menyimpan makna kepada para pendiri Kerajaan Buton.

Corak dan bentuk pakaian adat Buton sangat unik dan beragam. Baju adat ini tergolong unik karena tidak ada kesamaannya dengan pakaian adat daerah lain di Indonesia atau bahkan di dunia.

Keunikan tersebut tampak pada corak, bentuk, ragam, serta penggunaan masing-masing pakaian adat tersebut. Keragaman bentuk dan ragam pakaian adat Buton tak bisa dilepaskan dari keragaman latar belakang sosial budaya masyarakat Buton khususnya para pendiri awal kerajaan Buton yang juga mencerminkan sistem golongan sosial dalam masyarakat Buton.

Kerajaan Buton didirikan oleh sekelompok orang yang berasal dari latar belakang suku dan etnis yang berbeda. Ada dari etnis Dungkusangia yang berasal dari Tiongkok-Mongol, Mia Patamiana dari Melayu, Wa Kaa Kaa dari Jawa-Mongol dan Sibatara dari Jawa.(C)

Reporter : Asep Wijaya
Editor : Ridho

 

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...