Balitbang Muna Gandeng LPPM UHO Rencanakan Program Jaringan Informasi Geopasial Daerah

Kepala Balitbang Muna, Syahrir (kanan), Kadis Kominfo Muna, Haidar.
Bacakan

Raha, Inilahsultra.com Balitbang Muna dan LPPM UHO laksanakan seminar pendahuluan untuk perencanaan simpul jaringan informasi geospasial daerah (JIGD) Kabupaten Muna di Ballroom Hotel Terapung kun-kun Bypass Kota Raha, Kamis 22 september 2022.

Kegiatan seminar pendahuluan ini menghadirkan pemateri dari Lembaga badan penelitian dan pengabdian masyarakat UHO (LPPM) yang sekaligus akan melakukan Riset mengenai Pembangunan simpul jaringan informasi Geospasial Daerah (JIGD) di Muna.

Kepala Balitbang Muna, Syahrir menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sedang menuju Era 1 Data baik secara nasional maupun di daerah.

“Jadi dengan adanya kegiatan ini sehingga data yang ada di daerah ini nantinya akan menjadi dalam bentuk Elektronik ataupun spasial dan harapannya dengan adanya kajian ini dapat memetakan sumber daya alam dan sumber lainnya yang ada di kabupaten Muna,” ujarnya.

Penelitian yang akan dilaksanakan oleh tim peneliti dari LPPM UHO dan juga Balitbang Muna ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan simpul JIGD di daerah tersebut, serta merumuskan pola penerapan sharing data spasial di lingkungan instansi Muna.

“Sehingga dapat membangun infrastruktur data spasial untuk menunjang pembangunan daerah,” tuturnya.

Syahrir juga menerangkan tentang pelaksanaan program geospasial akan menunggu APBD 2023 berdasarkan informasi dari teknisi LPPM UHO bahwa anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 150-200 juta.

“Terkait dengan perencanaan geoportal saya sudah tanya teknisinya dan anggarannya tidak terlalu besar, dan harapannya bahwa dengan adanya geoportal ini sehingga target kita untuk menghasilkan pendapatan yang besar dari pajak bumi dan bangunan dapat tercapai. Dengan adanya geoportal juga nantinya tidak akan ada lagi masyarakat yang tidak bayar pajak karena semua akan di petakan,” terangnya.

Pada waktu bersamaan terkait dengan kegiatan JIGD, kepala Dinas Kominfo Muna, Haidar mengungkapkan sumber data yang ada di Muna harus menjadi satu, sehingga tidak ada simpang siur ketika mencari data.

Ia sangat mendukung kegiatan ini karena program geospasial ini akhirnya akan menjadi Aplikasi Geoportal dan juga berkaitan dengan program pemerintah yaitu Smart City dan juga mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik sesuai dengan instruksi presiden No. 97 tahun 2016.

“Saya rasa kegiatan JIGD ini sangat penting bagi pemerintah daerah dalam hal menjadikan Muna ini satu data dan Dinas Kominfo sebagai wali data sangat mendukung kegiatan ini. saya berharap program geospasial yang nantinya akan terbentuk menjadi aplikasi Geoportal dapat dianggarkan di tahun 2023 sehingga dapat di tindak lanjuti,” harapnya.

Reporter : Ebit
Editor    : Tino vendrian

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...