
Kendari, inilahsultra.com – Selain terseret kasus dugaan korupsi yang saat ini tengah ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari, ternyata pengelola Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Haluoleo juga tidak membayarkan gaji karyawan selama tiga bulan.
Hal ini diungkapkan Asnawati yang merupakan salah seorang mantan karyawan KSP Haluoleo. Menurutnya, sejak bekerja tahun 2016, Asnawati bersama rekan-rekannya tidak menerima upah dari pengelola koperasi.
“Dari 2016 lalu saya masuk kerja di KSP Haluoleo sebagai karyawan. Awalnya gaji kami lancar tapi pas masuk bulan Februari 2016 kami sudah tidak terima gaji, ” katanya saat ditemui di kediamannya, Senin 27 November 2017.
“Kami tidak terima gaji selama tiga bulan dari bulan Februari sampai bulan April 2016 lalu. Dengan tidak dibayarkan gaji kami, maka kami langsung keluar dan tidak bekerja lagi, ” sambungnya.
Ia tidak mengetahui penyebab sampai gaji mereka tidak terbayarkan. Hanya saja, berdasarkan informasi yang didapatkannya, gaji mereka tidak terbayarkan karena persoalan pengelola sedang berusaha mengembalikan bantuan dana pinjaman dari kementrian.
“Dari informasi di dalam (KSP Haluoleo red) jika ada dana bantuan yang belum dikembalikan. Makannya saat ini pihak KSP Masih berusaha untuk mengembalikannya, ” jelasnya.
Mengenai adanya dugaan korupsi di dalam KSP Haluoleo, Asnawati enggan berkomentar. Pasalnya, ia tidak mengetahui persoalan dugaan korupsi yang saat ini tengah dilakukan penyidikkan di Kejari Kendari.
“Saya tidak tahu kalau persoalan adanya dugaan korupsi di KSP dari dana bantuan itu. Kalau soal dana bantuan memang kemarin sempat saya dengar ada dana bantuan masuk,” akunya.
Sementara itu, saat jurnalis inilahsultra.com ingin melakukan konfirmasi di Kantor KSP Haluoleo yang terletak di Jalan Saranani No 8 Kota Kendari, kantor tersebut tertutup.
Dihubungi melalui selulernya, nomor yang sering digunakan pimpinan KSP Haluoleo sudah tidak aktif.
Penulis: Rudinan
Editor : Jumaddin Arif




