Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Butur Resmikan SPBUN 

Bupati Butur, Abu Hasan meresmikan SPBUN PT Surya Mitra Guna Tama, ditandai dengan pengguntingan pita, Sabtu, 3 Maret 2018. 

Buranga, Inilahsultra.com– Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan kembali meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) PT Surya Mitra Guna Tama, Sabtu, 3 Maret 2018.

Peresmian SPBUN yang terletak di kelurahan Lipu Kecamatan Kulisusu itu diawali dengan pemotongan pita oleh bupati Butur didampingi direktur PT Surya Mitra Guna Tama, Surya Wirda Ningsih, Sales Exekutif Retail IV Kendari Dimas Mulio, S&D PT.  Pertamina Regional 7 Makassar, Petrus Nong Meak, anggota DPRD Harwis Hari, Muliadin Salenda, pimpinan OPD lingkup Pemda Butur serta beberapa perwakilan nelayan.

Dalam sambutannya, Abu Hasan mengatakan, dalam kurun beberapa bulan ini sudah ketiga kalinya meresmikan SPBU. Olehnya itu, dengan beroperasinya tiga tempat itu, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

-Advertisement-

 “Ini murni meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan masyarakat bahan bakar minyak akan semakin terpenuhi,” katanya.

Diungkapkannya, Butur punya potensi kelautan cukup besar. Dengan danya SPBUN tersebut nelayan sudah dapat melaut ke tempat yang lebih jauh untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dimana, selama ini para nelayan mengeluhkan mahalnya BBM. Sehingga, antara pendapatan dan pengeluaran untuk membeli bahan bakar seimbang bahkan lebih besar dari biaya pembelian BBM.

“Hari ini kita berikan nelayan sarana prasarana, baik itu kapal kecil, kapal besar maupun mesin. Maka dengan adanya stasiun yang dperuntukan untuk nelayan ini lebih meningkatkan semangat nelayan kita untuk melaut,” harapnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Butur ini mengingatkan kepada pihak SPBUN untuk selalu mengutamakan keselamatan atau savety. Sebabnya, ujar dia stasiun ini terletak ditengah-tengah pemukiman warga.

Sementara itu, dari pihak Pertamina, Sales Exekutif Retail IV Kendari Dimas Mulio, menerangkan, secara filosofi SPBUN dikhususkan untuk nelayan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan kendaraan bermotor mengisis disini.

“Makanya konsumen jangan heran lebih banyak nelayan. Memang ini khusus untuk nelayan, diprioritaskan nelayan,” urainya.

Ia mengharapkan, kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Butur untuk selalu mengawasi atau mematau penyaluran BBM. Pasalnya, soalr masih disubsidi.

“Solar masih disubsidi. Jadi harus diawasi, mulai dari perizinannnya. Dengan adanya SPBU ini bisa mensejahterakan nelayan. Biasanya harga dipengecer mahal, disini bisa terjangkau,” ucapnya.

Kemudian, jelas dia dengan SPBUN ini maka di Butur sendiri sudah tiga stasiun pengisian BBM. Tentunya, suatu keuntungan karena tidak menutup kemungkinan investor perikanan masuk di Butur.

“Misalnya saja, investor rumput laut. Investor akan melihat fasilitas yang ada terutama pengisian BBM,” imbuhnya.

Reporter : Armawan

Editor      : Aso

Facebook Comments