KPU Kota Kendari Sosialisasi Pemilih Marginal di Rusunawa Puday

Anggota KPU Kota Kendari Asril saat melakukan sosialisasi kepada pemilih marginal di Rusunawa Puday.

Kendari, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari menggelar sosialisasi pemilih marginal di rumah susun sewa (rusunawa) Kelurahan Puday Kecamatan Abeli Kota Kendari, Jumat 8 Februari 2019.

Di rusunawa ini, mayoritas warga yang tinggal berprofesi sebagai nelayan dan buruh pelabuhan.

Anggota KPU Kota Kendari Asril mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang jadwal dan tahapan Pemilu 2019.

-Advertisement-

Selain itu, KPU juga ingin mengecek masih adanya warga di Rusunawa Puday ini yang belum masuk namanya dalam DPT.

Berdasarkan laporan warga, di Rusunawa Puday ini terdapat penduduk di luar Kota Kendari. Seperti, dari Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Muna dan bahkan dari Sulawesi Selatan.

“Ada warga yang tidak ber-KTP Kota Kendari. Ada beberapa warga dari luar Kota Kendari belum memutasi identitas kependudukannya ke Kota Kendari,” jelas Asril.

Bagi warga yang berasal dari luar Kota Kendari tetap akan menyalurkan hak pilihnya nanti. Namun sebelum itu, mereka harus mengantongi surat pindah memilih atau formulir A5 yang dikeluarkan KPU.

Menurut dia, walaupun sudah mendapat formulir A5, bukan berarti akan menggunakan seluruh hak pilihnya di lima kategori pemilihan.

Bagi warga Konsel, misal, hanya bisa memilih Caleg DPR RI, DPD dan Presiden-Wakil Presiden.

Bagi warga di luar Sultra, atau Sulsel misalnya, hanya bisa menyalurkan hak pilihnya untuk pemilihan Presiden-Wakil Presiden.

“Karena mereka ini bukan warga Sulawesi Tenggara. Tapi, kita akan tanya dulu mereka. Apakah memilih di sini atau pulang ke kampungnya. Kalau misal memilih di sini, maka kita cek dulu apakah sudah terdaftar dalam website KPU atau tidak. Kalau sudah terdaftar, maka akan diberikan surat keterangan memilih dan dia hanya bisa memilih calon presiden dan wakil presiden,” jelasnya.

Ia menyebut, selain KPU Kota Kendari, sosialisasi ini juga telah dimulai di kalangan relawan demokrasi yang belum lama dibentuk KPU.

Para relawan ini diharapkan bisa bekerja maksimal di segmennya masing-masing demi meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Relawan demokrasi ini membuat titik di daerah perbatasan untuk membuat kegiatan sosialisasi,” jelasnya.

Selain di titik perbatasan, KPU juga gencar menggelar sosialisasi di rumah tahanan dan lembaga permasyarakatan serta kepada kaum disabel.

“Semua akan disisir sebelum masuk masa tenang,” ujarnya.

Dalam acara sosialisasi di Rusunawa Puday ini, KPU Kota Kendari juga memperlihatkan bentuk surat suara dan teknik mencoblos pada Pemilu 2019.

Koordinator Divisi Teknis KPU Kota Kendari Alasman membeberkan contoh lima jenis surat suara yang akan digunakan nantinya.

Sementara itu, Kepala UPTD Rusunawa Puday Andi Rosadi ST mengaku, mayoritas warga yang tinggal di rusunawa berasal dari Sulsel.

“25 persen ber-KTP Kota kendari. Sisanya (75 persen) dari Sulsel,” katanya.

Ia mengaku bersyukur KPU menggelar sosialisasi di tempatnya ini. Mengingat, banyak warga yang belum mengetahui cara memilih bagi warga yang berasal dari luar Sultra.

“Banyak warga saya bertanya-tanya. Saya terima kasih adanya KPU menggelar sosialisasi di sini,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments