Kuasa Hukum Nirna Lachmuddin Akan Somasi Bawaslu Konawe

330
Kuasa hukum Nirna Lachmudin (tengah) saat memberikan keterangan pers
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Muhammad Julias, kuasa hukum Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dapil Sulawesi Tenggara, Nirna Lachmuddin, akan melayangkan somasi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe atas pernyataan di media dugaan pelanggaran kliennya.

Sebelumnya, Nirna Lachmudin menggelar kegiatan sosialisasi di Desa Uepai Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe 5 Februari 2019.

-Advertise-

Dalam kegiatan itu, Bawaslu menduga Nirna Lachmudin telah melanggar aturan kampanye tentang pengobatan gratis.

Oleh Bawaslu juga menganggap, kegiatan yang digelar tidak sesuai dengan surat izin yang ditembuskan ke Bawaslu Konawe.

Tuduhan Bawaslu ini kemudian dibantah Muhammad Julias, selaku kuasa hukum Nirna, Sabtu 9 Februari 2019.

Menurutnya, surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari Polda Sultra yang isinya berupa kampanye dialogis dan tatap muka.

Namun fakta di lapangan, Nirna Lachmudin menggelar kegiatan pengobatan gratis.

“Surat pemberitahuan tersebut ditembuskan kepada KPU Sultra dan Bawaslu Sultra. Dan ini akan kami buktikan,” jelasnya saat ditemui sejumlah awak media di Kendari, Sabtu 9 Februari 2019.

Mengenai dugaan Bawaslu Konawe tentang kupon yang berisi gambar caleg beserta nomor urutnya, ia menjelaskan bahwa kupon tersebut merupakan undangan yang diberikan kepada masyarakat terkait adanya kegiatan sosial, pengobatan gratis.

“Kupon tersebut wajib dibawa pada saat pelaksanaan even pengobatan gratis dan dikembalikan kepada panitia pelaksana, kegiatan tersebut merupakan kegiatan sosial yang mempunyai efek positif terhadap masyarakat,” terangnya.

Ia mengkalim, kegiatan yang digelar Nirna tidak melanggar UU Nomor 7 tahun 2017. Pads pasal 275 Ayat 1 huruf (i), tentang kampanye, bahwa kampanye pemilu dapat dilakukan melalui kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan perundang-undangan.

Kemudian, ia merujuk pada PKPU Nomor 23 tahun 2018 tentang kegiatan lain, pasal 51 ayat (2) huruf (e) kegiatan sosial meliputi bazar, donor darah atau hari ulang tahun.

Baca Juga :  Pimpin Partai Hanura, Yuman Janjikan Enam Kursi di DPRD Baubau

“Berdasarkan fakta, tidak ada pelanggaran terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan tim relawan ibu Nirna, maka dari itu pengobatan gratis termasuk kegiatan sosial memenuhi unsur aturan PKPU Nomor 23 tahun 2018 pasal 51. Kupon pengobatan tidak ada kaitannya dalam aturan PKPU Nomor 23 tahun 2018 pasal 30 ayat 1 bahan kampanye sebagaimana dimaksud ayat 1 tidak ada tercantum berupa kupon pengobatan gratis,” jelasnya.

Menurut dia, kegiatan sosial, seperti dilakukan Nirna, banyak ditemukan di berbagai daerah lain.

Namun, klaim dia, Bawaslu tidak mempermasalahkan itu karena tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Untuk itu, ia meminta Bawaslu Konawe tidak menafsirkan aturan atau undang-undang terlalu sempit. Harus cermat dalam mengkaji undang-undang.

“Sebelum melakukan dugaan, idealnya Bawaslu Konawe memperhatikan fakta yang terjadi. Agar kiranya pendapat dari Bawaslu tidak menyesatkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai, dugaan yang telah dinyatakan Indra Eka Putra selaku Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Konawe ke media massa, belum bersifat final atau berkekuatan hukum tetap.

“Apalagi informasi yang dipublikasikan keliru dalam melihat fakta hukum dan masih premature. Terlebih lagi, Bawaslu Konawe tidak konfirmasi secara formil kepada Nirna Lachmuddin sebagai Caleg DPR RI partai PDIP atas dugaan pelanggaran aturan pemilu,” ujarnya.

Ia juga memprotes sikap Indra yang terkesan terburu-buru bicara di media sementara kasus ini belum diplenokan oleh Bawaslu Konawe.

Menurutnya, pernyataan yang tergesa-gesa ini sangat merugikan kepentingan politik kliennya.

“Kami akan melakukan upaya hukum, terhadap hal-hal yang bisa merugikan kepentingan hukum klien kami,” tegasnya.

Penulis : Onno
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here