Keluarga Korban Sandera Abu Sayyaf Melapor ke Kodim Buton Minta Dibebaskan

Ilustrasi - (Shutterstock/far)

Kendari, Inilahsultra.com – Keluarga korban sandera Abu Sayyaf melapor di Komando Distrik Militer (Kodim) 1413/Buton. Kedatangan mereka di Kodim Buton untuk meminta agar keluarga mereka yang disandera bisa dibebaskan.

“Oh iya, ada tiga keluarganya yang datang melapor di Kodim kemarin,” Jelas Dandim 1413/Buton, Letkol Inf Davy Darma Putra saat ditemui di usai pembukaan TMMD 104, Selasa 26 Februari 2019.

Menindaklanjuti laporan itu, lanjut dia, pihaknya sudah membuat laporan dan diteruskan di Komando Resort Militer (Korem) 143/Halu Oleo.
“Nanti di korem yang akan ditindaklanjuti, kapasitas kodim tidak mampu berbuat apa-apa. Kita sudah laporkan kepimpinan dan kebijakan seperti apa,” katanya.

-Advertisement-

Kedatangan tiga keluarga korban di Kodim Buton, sebut dia, berharap agar korban yang disandera pemberontak Abu Sayyaf bisa dikembalikan dan dibebaskan.
“Ini kan hubungannya antarnegara,” ujarnya.
Sejauh ini, kata Dandim, pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan ini Kementerian Luar Negeri (Kemendagri) terkait hal ini.

“TNI dan Polri serta pemerintah sudah melakukan upaya-upaya itu,” tuturnya.
Ia berharap, keluarga korban agar bersabar, karena pembebasan itu melalui proses dan itu tidak mudah.

Sebelumnya, dua korban yang disandera militan Abu Sayyaf bernama Hariadin dan Heri sejak 6 Desember 2018 lalu di Perairan Malaysia. Hingga kini, nasib mereka belum diketahui. Berdasarkan video yang beredar, militan meminta tebusan bila keduanya ingin dibebaskan.

Penulis : Onno

Facebook Comments