
Kendari, Inilahsultra.com – Baliho milik PT Cinesia Timur Sakti, sebuah perusahaan penyedia alat berat produk muatan ore nikel bertuliskan bahasa Mandarin terpampang di Bandara Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) disoal warganet.
Baliho tersebut sempat viral di sosial media akun grup Facebook Sultra Wach.
Saat dikonfirmasi, Humas Bandara Halu Oleo (HLO) Andre membenarkan baliho yang terpasang diparkiran bandara itu.
Baliho tersebut terpasang, Jumat 29 Maret 2019 lalu. Pihak Bandara tidak mengetahui konten dari baliho tersebut serta pemasangannya tidak berkoordinasi dengan pimpinan bandara.
“Baliho itu tentang penyediaan alat berat dan pemasangan ucapan selamat datang karena pimpinan perusahaan melakukan kunjungan kerja di Sultra, Sabtu 30 Maret 2019,” terang Andre saat ditemui di Bandara HLO, Senin 1 April 2019.
Sementara itu, Komandan Pangkalan Udara, TNI AU Halu Oleo Kolonel Pnb Nana Resmana mengatakan, pihak TNI-AU bersama dengan pihak Bandara Halu Oleo sudah menurunkan baliho tersebut.
“Kalau yang dipasang bersifat niaga tidak apa-apa, boleh prodak apa saja. Silakan,” jelas Nana.
Kata Nana, justru yang perlu dinomorsatukan adalah usaha-usaha di daerah, selagi itu legal dan menguntungkan masyarakat.
Berbeda dengan baliho yang terpasang, memasarkan prodak tapi cara menyajikannya kurang tepat.
“Ini ada miskomunikasi, tidak konfirmasi langsung pasang saja padahal itu sedikit tidak wajar,” ucapnya.
Untuk itu, hal ini dijadikan sebagai pembelajaran berharga bagi siapa pun. Ke depannya dapat mempelajari isinya seperti apa sebelum memasang sesuatu (baliho).
“Kalau tidak cocok jangan coba-coba, apalagi kondisi sekarang sangat sensitif jelang pemilu 2019. Saya tidak mau kecolongan,” bebernya.
Untuk diketahui, rencananya baliho tersebut akan dipasang selama satu bulan ke depan. Namun karena desainnya tidak tepat, maka baliho tersebut langsung dicopot.
Penulis : Onno




