Napi Teroris di Lapas Baubau Menolak Mencoblos

Salah seorang warga binaan Lapas Baubau saat memberikan hak suaranya di Pemilu serentak 2019.

Baubau, Inilahsultra.com – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau rupanya turut memberikan hak suaranya di Pemilu yang digelar serentak, Rabu 17 April 2019.

Para warga binaan tersebut mencoblos di dua TPS di dalam area Lapas Baubau, yakni TPS 12 Kelurahan Tomba dan TPS 13 Kelurahan Tomba. Namun, TPS 13 ini merupakan TPS tambahan khusus untuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang mayoritas pemilihnya adalah warga binaan (napi).

Sedangkan, yang mencoblos di TPS 12 merupakan campuran antara warga binaan dan masyarakat sekitar area Lapas Baubau.

-Advertisement-

Didalam Lapas tersebut, tengah mendekam seorang napi teroris, Ikhsan Maulana, yang merupakan informan jaringan Santoso, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dipindahkan dari Mako Brimob Kelapa Dua Depok pertengahan September 2017 lalu.

Namun, napi teroris tersebut tidak memberikan suaranya di Pemilu serentak ini. Ikhsan Maulana masih berpegang teguh pada ideologi yang dianutnya dan belum mau mengakui NKRI.

Kasubsi Registrasi Lapas Baubau, Fredy menuturkan, napi teroris tersebut sangat radikal dan bahkan sudah mempengaruhi orang.

“Dia (Ikhsan Maulana) tidak memilih karena terkendala sama ideologi. Dia itu radikal betul, sedangkan itu sudah mulai juga mempengaruhi orang,” tandasnya.

Menariknya, hasil perhitungan suara di dua TPS di area Lapas Baubau tersebut, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Prabowo-sandi menang telak jauh mengungguli pasangan nomor urut satu, Jokowi-Ma’ruf.

Pantauan Inilahsultra.com, suara yang diraih pasangan nomor urut dua sebanyak 299 suara. Sedangkan, pasangan nomor urut satu memperoleh suara sebesar 139 suara.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments