
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menggelar berbagai lomba. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Sepakbola Kondowa Kecamatan Pasarwajo, Kamis 19 Desember 2019.
Peringatan HKN diawali dengan Jalan Santai yang dibuka Bupati Buton La Bakry. Bersama masyarakat Desa Kondowa-Dongkala kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Senam Sehat, pembagian doorprize, lomba senam, lomba merangkai buah dan sayur antar Puskesmas se-Kabupaten Buton.
“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-55. Dinas Kesehatan Buton menggelar kegiatan serta perlombaan di pusatkan di Desa Kondowa, Pasarwajo,” ujar Plt Kadis Kesehatan Buton H.Jufri.
Kata dia, melalui kegiatan ini masyarakat diajak hidup sehat. Selain itu sebagai upaya mengajak membudayakan hidup sehat dengan olahraga dan pola makanan sehat.
“Kegiatan ini dimulai sejak pagi, dimulai dengan jalan santai, senam massal bersama warga, pelayanan kesehatan, lomba senam, lomba kuliner, pembagian doorprize,” rincinya.
Ia menambahkan, dengan gerakan mengajak masyarakat hidup sehat, harus didukung semua lintas sektor. Sehingga upaya mewujudkan prilaku hidup sehat bisa membentuk Bangsa yang kuat dan unggul. Termasuk untuk mengurangi stunting.
“Saat ini lokasi penanganan stunting di Buton ada 10 titik. Kita harapkan dengan berbagai kegiatan yang digelar akan berkurang,” bebernya.
Semua kegiatan yang digelar, lanjut Jufri, sebagai upaya mewujudkan pelayanan kesehatan maksimal dan memajukan daerah dengan upaya menciptakan generasi sehat dan Indonesia unggul.
Ketua TP PKK Buton Delia Montulalu La Bakry menyambut baik pelaksanaan peringatan HKN. Sehingga upaya menciptakan masyarakat sehat dan unggul bisa terwujud.
“Kegiatan dalam peringatan hari kesehatan ini sangat positif apalagi melibatkan masyarakat. Ada lomba kuliner yang mengajarkan orang tua mengolah masakan, ini juga salah satu upaya pemerintah menanggulangi stunting,” ujarnya.
Namun, dia berharap, kedepan kuliner yang disajikan benar-benar berbahan dasar makanan lokal sehingga masyarakat mudah mendapatkan bahan dipasaran.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania




