Didukung Gerindra, Andi Sulolipu Mengaku Masih Kader PDIP

Andi Sulolipu

Kendari, Inilahsultra.com – Anggota DPRD Kota Kendari dari PDIP, Andi Sulolipu menegaskan, tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya meminta diusung Partai Gerindra untuk maju Pemilihan Wali Kota Kendari mendatang.

Menurutnya, Partai besutan Prabowo Subianto mempunyai parameter dalam menentukan dukungan di Pilkada, salah satunya melihat figur yang berpotensi menang Pilkada.

“Namanya ini politik semua bisa saja terjadi. Tapi pada dasarnya saya tidak pernah keluar dari PDIP dan saya selalu melalui mekanisme dan apapun mekanisme di PDIP saya pasti ikuti,” kata Andi Sulolipu, Senin 18 Januari 2021.

-Advertisement-

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari ini mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Gerindra mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan dewan Pimpinan Cabang (PDC), yang sudah memberikan ruang kepada dirinya dan Abdul Razak untuk menjadi salah satu pilihan buat Gerindra.

“Saya ucapkan terima kasih kelada Gerindra telah mendukung saya bersama pak Abdul Razak di Pilwali mendatang. Kita berharap ada hubungan atau komunikasi politik antara PDIP, Gerindra dan NasDem,” harapnya.

Andi Sulolipu berharap, dalam Pilwali mendatang bisa diusung partai besutan Megawati Seokarnoputri, karena sampai saat ini dirinya masih berstatus kader partai berlambang moncong putih.

“Jika semua kader partai yang akan diusung di pentas politik itu, maka dipersilahkan untuk melakukan survei. Kalau memang elektabilitas saya cukup mewakili PDIP maka PDIP silakan memutuskan dan saya tidak akan keluar dari PDIP,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kalau PDIP melaksanakan seleksi untuk pendaftaran calon, maka dirinya siap mendaftar dan ketika PDIP memberikan peluang untuk berkompetisi hal itu akan disambut baik.

“Saya juga kader partai sejak tahun 2010, dan selama mengawal aspirasi masyarakat dan duduk di parlemen melalui PDIP. Saya sempat menjadi ketua Fraksi karena PDIP dan menjadi ketua Komisi II melalui PDIP,” jelasnya.

Ia menuturkan, saat ini dirinya terus menjalankan tugas-tugasnya di DPRD mengawal aspirasi masyarakat sesuai dengan tupoksi di legislatif, karena
Pilwali mendatang belum ada kepastian dilaksanakan 2022 atau 2024.

“Saat ini kita di DPRD fokus mengawal aspirasi masyarakat, kalau masalah Pilwali kita juga belum tahu dilaksanakan 2022 atau 2024,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments