
Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sultra, Ali Mazi mengikuti upacara Peringatan Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angakatan Laut (AL) yang diselenggarakan di dermaga Mako Lanal Kendari, Senin 12 September 2022.
Upacara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinisi Sultra, Forkopimda Sultra diantaranya, Kapolda Sultra, Kajati Sultra, Danrem 143 Haluoleo, Kabinda Sultra, Danlanal Kendari, Danlanud Haluoleo, Ka. Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Sultra. Bupati/Walikota se-Sultra serta pimpinan instansi vertikal wilayah Sultra, juga turut hadir pada acara tersebut.
Sebagai negara maritim, laut selalu dan selamanya akan menjadi urat nadi kehidupan bangsa Indonesia. Kelangsungan bangsa ini tidak pernah lepas dari bagaimana cara memandang lautan Nusantara sebagai sumber kehidupan dan cara bertahan hidup. Lautan juga menjadi media penting bagi akses pemerataan kesehatan pendidikan dan perekonomian bangsa Indonesia menuju kejayaan sebagai bangsa maritim.
Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, lautan sebagai media penting bagi Indonesia, dengan mengetahui bahwa di dasar lautan membentang kabel optik sarana ekonomi digital masa kini.
Kemudian, kontribusi besar sumberdaya perikanan dan pariwisata bahari serta sumberdaya alam lainnya yang terkandung di bawah laut.
“Kelangsungan hidup sebagai bangsa maritim membutuhkan jaminan keamanan pada jalur distribusi ekonomi laut, jaminan keamanan bernavigasi, jaminan atas terbukanya akses yang sama atas sumberdaya alam yang semuannya membutuhkan kekuatan TNI AL,” katanya.
Dewasa ini, sambung orang bomor satu di Bumi Anoa ini, TNI AL telah melaksanakan pembangunan kekuatan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tempur menggunakan alutsista dengan upaya modernisasi diiringi dengan adanya pemenuhan senjata dan amunisi, kelengkapan sarana dan prasarana serta dukungan logistik terpadu.

Selain itu, di bidang organisasi, TNI AL telah melaksanakan validasi dan relokasi yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan strategis operasi terutama di pulau-pulau terluar serta daerah-daerah dengan kerawanan tinggi.
Berbagai terpaan dan ujian telah dialami bangsa ini, namun sejarah membuktikan kita selalu bangkit berdiri tegak. Bangsa yang kuat bukanlah bangsa yang tidak pernah jatuh dalam menghadapi ujian dan tantangan, namun bangsa yang ketika jatuh mampu bangkit berdiri lebih kuat.
Sementara itu, Danlanal Kendari Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari mengungkapkan, sesuai dengan intruksi Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, di usia yang ke-77 ini diharapkan akan profesional dan fokus pada pembangunan manusianya.
“Itu semua tidak lepas dari dukungan Pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi kerja sama sinergitas diwilayah ini sangat penting diperlukan karena tujuanya untuk membangun daerah di wilayah lebih baik,” tuturnya.

ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih atas segala dukungan pemerintah Provinsi Sultra pada HUT AL yang mengakses kemanan wilayah kerja mencakup 17 Kab/kota seluruh Sultra. Kemudian, Lanal Kendari memiliki 5 pos yaitu pos Kolaka, pos Konawe Utara, pos Konawe Selatan, pos Baubau dan pos Wanci. (Adv)




