
Kendari, Inilahsultra.com- Wali Kota Kendari terpilih Adriatma Dwi Putra (ADP) menghaturkan permohonan maaf kepada semua pihak atas dinamika pilkada yang baru saja selesai.
Menurut dia, proses pilkada di Kota Kendari diwarnai dengan dinamika yang cukup tinggi. Semua pihak, saling menghujat dan menjatuhkan. Untuk itu, dia mewakili seluruh sahabat juangnya, memohon maaf bila ada kekhilafan.
“Diskriminasi secara subyektif, baik paslon nomor satu, dua dan tiga, mulai hari ini selesai. Jika ada salah kata dan salah ucap yang keluar dari lisan kami, kami meminta maaf,” ungkap ADP saat memberikan sambutan dalam pleno penetapan paslon terpilih di Hotel Clarion Kendari, Jumat 7 April 2017.
ADP mengaku, sengaja mengenakan baju batik kotak-kotak bersama wakilnya saat menghadiri pleno. Dia tidak ingin memakai pakaian yang biasa digunakan pada kampanye.
“Kami ingin menyampaikan secara tidak langsung pemilihan wali kota sudah selesai. Sekat politik, perbedaan pilihan di antara kita mulai hari ini berakhir,” katanya.
Dia melanjutkan, putusan MK menjadi tolok ukur bagi selesainya proses demokrasi di Kota Kendari. Dia berharap, putusan MK bisa diterima oleh semua pihak.
“Saya ingin ucapkan termikasih, selama pilkada ada beberapa sahabat dan teman juang yang khilaf. Kami juga ucapkan terimakasih kepada relawan yang turut memenangkan pasangan ADP-SUL,” katanya.
Dia juga turut mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara pemilu beserta jajarannya yang sukses melaksanakan pilwali.
“Pasangan ADP-SUL ucapkan terimakasih kepada penyelenggara kepada KPU maupun Panwas dan terimakasih pula kepada masyarakat yang menyalurkan hak pilihnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu juga, ADP sempat memanggil Asrun sebagai wali kota senior.
“Pak wali kota senior, kami siap melanjutkan pembangunan Kota Kendari,” janjinya.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Rido




