
Bupati Muna LM Rusman Emba (kanan) saat menyambut kunjungan Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Drs Rikwanto,SH, M.Hum, Selasa, 15 Mei 2017. (Iman/Inilahsultra)
Raha, Inilahsultra.com – Kepala Biro (Karo) Penerangan Masyarakat (Penmas) Markas Besar (Mabes) Polri, Brigjen Pol Drs Rikwanto, SH, M.Hum mengunjungi Kabupaten Muna, Selasa, 15 Mei 2017. Kunjungan itu dalam rangka desiminasi informasi Polri.
Rikwanto bersama rombongan disambut langsung Bupati Muna, LM. Rusman Emba.
Dihadapan Rikwanto, Rusman Emba mengungkapkan, di Kabupaten Muna sering terjadi keributan antar lorong dan ricuh karena momentum politik merupakan hal yang wajar. Namun hal yang perlu digaris bawahi, paham radikalisme yang mengancam ketentraman masyarakat tidak ada.
“Di Muna ini tidak ada faham radikal walaupun terjadi kericuhan antar lorong terlebih karena momentum politik,” kata Rusman dalam pidatonya di Aula Galampano Kantolalo.
Rusman menegaskan, Muna sebagai sebuah daerah yang majemuk terdiri dari beberapa suku maupun agama namun tetap terbangun harmonisasi.
Kodisi itu telah teruji karena tidak ada perkelahian antar etnis dan agama.
“Kami disini memang sangat majemuk. Ketenangan ini akan terus dijaga. Tentu tidak terlepas dari kerja sama seluruh stakeholder maupun pengambil kebijakan,” jelasnya.
Karakter masyarakat Muna yang sangat menghargai tamu hingga toleransi, menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya harmonisasi. Kondisi itu memberikan rasa percaya diri yang tinggi dalam menciptakan salah satu visi dan misi Kabupaten Muna sebagai daerah tujuan wisata.
Reporter: Iman
Editor: Rido




