
Rusman Emba
Raha, Inilahsultra.com – Bakal calon (balon) Gubernur Sultra LM. Rusman Emba menegaskan, belum ada dukugan dari DPP PDIP terhadap kader yang akan diusung.
Pernyataan Rusman itu menjawab penolakan DPC PDIP Muna Barat terhadap dirinya yang akan tampil dalam Pilgub Sultra.
“Persoalan pernyataan DPC PDIP Mubar merupakan pernyataan politis. Terlalu prematur terkait dukungan untuk saat ini. Kalau DPP memberikan dukungan kepada saya tentu ini sebuah kebijakan partai, dan kalau DPP memberikan dukungan pada Pak Hugua tentu kita dukungan full,” tegas Rusman Emba yang ditemui saat acara Halalbihalal Dinas Pertanian, Kamis, 20 Juli 2017.
Menurut Rusman, tak ada gunanya bucara persoalan pribadi. Karena misi yang dibawa adalah untuk kebesaran partai di Sultra.
Rusman mengklaim, maju pada Pilgub Sultra karena telah membawa perubahan yang signifikan pada kabupaten yang dipimpinnya. Hal itu terlihat pada tata ruang Kababupaten Muna tahun 2017. Terlihat jelas bangunan monumental yang menunjukkan perubahan serta infrastruktur jalan menuju desa telah dilakukan pelebaran.
“Jika orang mengerjakan 10 tahun, kita bisa mengerjakan dalam waktu satu tahun dan kita akan buktikan di tahun 2017 ini. Insya Allah pendapatan ekonomi akan bertambah termasuk konektivitas,” ungkapnya.
“Saya kira semua masyarakat tau Lion Air dan Garuda merupakan kerja keras dan komunikasi kita sampai pada kementerian hingga Wapres RI Jusuf Kalla,” terangnya.
Menurut dia, usaha itu merupakan langkah awal karena kebijakan pemerintah arahnya agar masyarakat produktif.
Rusman menyadari, selaku kader PDIP tetap menghargai putusan DPP yang lebih memprioritaskan kader dalam membesarkan partai.
“Persoalan siapa yang dicalonkan pada akhirnya mengacu pada elektabilitas. Siapa yang bisa diterima masyarakat dan memiliki potensi kemenangan. Tentu kita berharap banyak kepada Ketua DPD PDIP Sultra (Hugua) tapi kita butuh alternatif-alternatif untuk itu,” tutupnya.
Reporter: Iman
Editor: Herianto




