
Salah satu titik poros Kambowa-Ereke yang mengalami kerusakan cukup parah beberapa waktu lalu.
Kendari,Inilahsultra.com – Dinas Bina Marga Sultra berupaya akan melakukan perbaikan jalan di jalur Kambowa-Ereke pada 2018 mendatang.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sultra Rundu Belu Hasan mengaku, jalan yang menghubungkan beberapa kabupaten di daratan Buton itu sempat putus pada saat arus mudik kemarin.
“Sekarang sudah tidak putus lagi dan kita sudah fungsionalkan kembali,” ungkap Rundu Belu Hasan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Senin, 14 Agustus 2017.
Dia mengaku, Pemprov mengupayakan akan menganggarkan pembangunan jalan Kambowa-Ereke itu dalam APBD 2018.
Sebelum dialokasikan di APBD induk 2018, pihaknya akan membuat desain dan diusulkan pada APBD Perubahan 2017 ini.
“Di perubahan kita usahakan desain dulu. Dan mudah-mudahan pada 2018 nanti dianggarkan, Insya Allah,” janjinya.
Dia menyebut, panjang jalan yang rusak di jalur Kambowa-Ereke ini sekitar 30 kilometer. Pemerintah, kata dia, membutuhkan biaya yang cukup besar.
“Kalau kita anggarkan, bisa jadi habis APBD kita,” ujarnya.
Dia menyebut, setiap satu kilo jalan, anggarannya sampai Rp 2 miliar. Sehingga, bila panjang jalan yang rusak itu mencapai 30 kilometer, maka anggaran yang dibutuhkan sampai Rp 60 miliar.
“Perencanaan tuntas tahun ini. Karena pekerjaan pada 2018, perencanaan sudah dipersiapkan di perubahan ini,” pungkasnya.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Herianto




