
Husen Tali
Laworo, Inilahsultra.com – Kabupaten Muna Barat (Mubar) akan menjadi tuan rumah dalam pagelaran seni budaya pantun nusantara. Kegiatan itu akan diikuti semua daerah yang ada di Indonesia.
Bahkan, ada juga peserta dari luar negeri. Seperti Malaysia, Brunei Darusalam serta beberapa negara lainnya bakal meramaikan acara tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Muna Barat LM Husen Tali menuturkan, terpilihnya Muna Barat sebagai tuan rumah festival pantun nusantara telah disampaikan Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada saat memimpin apel.
“Ini merupakan acara tingkat pusat dan hanya ditempatkan di Muna Barat. Pemerintah pusat menunjuk Sultra. Sultra kerja sama dengan UHO. Dan UHO memilih Mubar sebagai tuan rumah,” terangnya.
Seni budaya pantun rencananya akan dimasukan dalam kalender Unesco. Sehingga bisa mendapatkan pengakuan dunia sebagai kekayaan budaya nusantara Indonesia.
“Makanya digelar dulu festival ini,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menuntaskan pembahasan dengan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Utamanya menyangkut tugas masing-masing pihak.
“Pelaksanaan rencanaya akhir September ini atau awal Oktober ini. Pusat kegiatannya kalau bukan di Kecamatan Lawa, di pusatkan di Kecamatan Kusambi,” jelasnya.
Dalam pagelaran nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar akan menampilkan Kabanti yang diwujudkan dalam Modero, Gambus, dan Kantola.
Menurut Husen, kegiatan tersebut bukan ajang perlombaan. Melainkan hanya pegelaran biasa, sehingga panitia lokal akan segera dibentuk.
“Panitia lokal rencananya akan gandeng panitia pelaksanaan HUT Mubar dalam waktu dekat ini. Kalau kegiatan ini berhasil akan memajukan pantun sebagai kekayaan budaya. Ini Kabanti sudah tercatat ditingkat nasional. Sekarang tinggal ditingkatkan lagi pada internasional, yakni melalui Unesco,” paparnya.
Reporter: Alin
Editor: Herianto




