
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Sudah sepekan lebih mayat perempuan yang ditemukan di Desa Waondo Wolio Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton belum juga terungkap identitasnya. Padahal aparat Polres Buton sudah menyebarluaskan informasi penemuan mayat itu.
Kapolres Buton AKBP Andi Herman SIK mengatakan, hingga kini belum keluarga korban yang mengaku kehilangan. Namun polisi masih terus berupaya mengungkap identitas mayat tersebut.
“Kita sudah bentuk tim juga untuk mencari tahu, dan mengumpulkan informasi tapi belum ada juga yang jelas,” ujar Andi Herman ditemui saat melakukan pengamanan pergantian tahun, Minggu 31 Desember 2017.
Andi mengaku, beberapa orang sempat mendatangi Polres Buton melaporkan kehilangan keluarga. Namun setelah ditelusuri, orang yang dilaporkan hilang berada di Papua.
Selain itu, ada juga orang yang melapor kehilangan keluarga berasal dari Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Namun setelah dilakukan pencocokan tidak sesuai.
“Dari informasi ada orang hilang langsung kita cek semuanya. Kita temui,” ujarnya.
Menurut Andi, untuk mencocokan hasil autopsi dengan keluarga korban tidak susah. Hasil tes DNA korban sudah disimpan.
“Jika nanti ditemukan keluarga korban tersebut maka tinggal dicocokkan DNA-nya,” tuturnya.
Pada pekan lalu, sosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di Desa Waondo Wolio Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Saat ditemukan, mayat wanita itu telah membusuk sehingga sukar mengenali korban.
Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun polisi menduga wanita tersebut meninggal secara tidak wajar. Pasalnya, dibagian mulut korban ada tanda-tanda bekap.
Reporter: Nia
Editor: Din





