KPK Ingatkan Rusman dan Rajiun Untuk Tidak Korupsi

484
 

Raha, Inilahsultra.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Bupati Muna LM Rusman Emba dan Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada untuk tidak melakukan tindakan korupsi saat memangku jabatan kepala daerah.

Hal ini diungkapkan Tim KPK Hery Nurdin usai menggelarkan pertemuan tertutup dengan dua kepala daerah itu di Aula Kantor Bupati Muna.

- Advertisement -

Hery datang di Muna bersama satu rekannya lainnya, Nexio Helmus.

Hery menyebut, sejauh ini, KPK telah menetapkan 5 pejabat di Sultra yang tersangkut korupsi.

Kedatangannya di Kabupaten Muna dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi terkait dengan pencegahan korupsi.

“Kami sudah mendengar pemaparan Pemda Muna dan Mubar terkait dengan progres capaian pencegahan korupsi yang terintegrasi, namun ada catatan perbaikan-perbaikan, ini menjadi konsen pemda Muna dan Mubar,” ungkapnya usai mengelar pertemuan secara tertutup di aula rapat Bupati Muna, Selasa 28 Agustus 2018.

Ia menegaskan, lembaga anti-rasuah akan terus memonitoring kegiatan pemerintahan di Muna dan Mubar melalui sistem online.

“Kami bisa melakukan monitoring dari mana saja baik di Jakarta maupun di mana pun,” tegasnya.

Ia menyebut, delapan sektor yang harus diperhatikan oleh kedua bupati itu adalah perencanaan penganggaran, pelayanan terpadu satu pintu, manajemen ASN, kapasitas Apip, manajemen daerah, pendapatan asli daerah, dan sektor lain.

“Kami ingatkan pada kepala daerah agar hati-hati untuk tidak melakukan penyimpangan, melawan hukum maupun tindakan menyebabkan kerugian negara,” pesannya.

Ia juga berharap, tak ada lagi penindakan kasus korupsi di Sultra. Sebab sebelumnya, KPK lebih dulu mencokok lima pejabat lainnya di Sultra, salah satunya Nur Alam dan Asrun.

“Namun kalau masih ada yang melakukan tindakan korupsi bisa jadi penambahan menjadi 6 maupun 7 tersangka,” pungkasnya.

Penulis : Iman Supa
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...