Pengendara di Muna Jika Ada Sweeping : Berhenti di Warangga Sampai Polisi Bubar

1932
Sejumlah pengendara motor berhenti di tengah Hutan Warangga karena ada sweeping kendaraan oleh polisi.

Laworo, Inilahsultra.com – Ada saja cara dilakukan pengendara di Muna yang tak melengkapi surat-surat kendaraannya saat polisi menggelar sweeping.

Biasanya, polisi menggelar razia kendaraan di sekitar Hutan Warangga Kecamatan Katobu Kabupaten Muna.

- Advertisement -

Bagi warga dari Tongkuno, Kabawo, Lawa, Tikep dan Kontunaga, jalur Warangga merupakan jalan utama untuk ke ibu kota Kabupaten Muna, Kota Raha.

Jika ada sweeping, pengendara berpikir dua kali untuk melintas. Untuk mengantisipasi agar tidak kena tilang polisi, mereka berhenti di Hutan Warangga, menunggu hingga polisi bubar.

Kondisi ini terlihat saat jurnalis Inilahsultra.com melewati Hutan Warangga, Senin 24 Desember 2018.

Puluhan pengendara motor terpaksa berhenti di samping jalan karena mengetahui ada swepping.

Kebanyakan pengendara berhenti di tengah jalan karena tidak adanya surat surat kendaraaan, surat izin mengemudi bahkan sebagian pajak kendaraanya sudah tidak berlaku lagi.

“Iya. Ada seweeping di jembatan depan. Tidak bisa kita lanjut. Pajak motorku sudah mati mi, baru tidak ada sim-ku. Kita tunggu saja sampai selesai sweeping, ” ungkap La Hanoma salah satu pengendara motor, Senin 24 Desember 2018.

Bukan cuman kendaraan bermotor, beberapa roda empat pun juga ikut berhenti.

“Mati pajaku e, saya belum urus perpanjanganya,” kata pengendara mobil yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Karena takut ditilang, mereka rela menunggu lama dan memilih bersabar di tengah hutan.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Baca Juga :  SAR Kerahkan 108 Personel Kawal Perayaan Natal dan Tahun Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here