Dinas Pertanian Mubar Usulkan 400 Kelompok Tani di Kementerian

126
-Advertise-

Laworo, Inilahsultra.com – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Muna Barat (Mubar) usulkan bantuan 400 kelompok tani kontraktual dan sewa kelola kelompok tani di Kementerian Pertanian.

Usulan bantuan itu rencananya diperuntukan bagi 400 kelompok petani yang tersebar pada 11 kecamatan wilayah Mubar.

-Advertise-

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Mubar, Nister Jono mengatakan, 400 kelompok tani yang diusulkan itu berdasarkan proposal masyarakat tahun 2018.

“Usulannya dari tahun 2018 untuk program di tahun 2019. Jadi dari usulan yang diusulkan oleh masyarakat itu sebanyak 400 kelompok tani,” katanya

Ia menyebut, usulan yang diajukan itu terbagi dua item pekerjaan yaitu kontraktual dan sewa kelola kelompok tani.

Pekerjaan kontraktual yang dimaksud adalah Pembangunan balai penyuluhan, Puskeswan pusat kesehatan hewan (puskeswan) dengan besaran anggaran sekitar Rp 3 miliar.

Sementara, sewa kelolah kelompok tani item pekerjaan kegiatannya adalah sumur dalam (air bersih), embung, jalan usaha tani dan pembangunan dam parit dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

“Ini diambil dari DAK 2019 dengan anggaran Rp 5,58 miliar. Namun dari nominal itu keluar menjadi lima persen menjadi Rp 5,2 miliar karena ada dana penunjang operasional kegiatan,” jelas Jono.

Jono melanjutkan, semua jenis kegiatan yang diusulkan itu melalui aplikasi e-proposal.

Penempatan lokasi, kata dia, saat ini masih menunggu penempatan juknisnya dari pusat kementerian pertanian.

“Jadi dinas hanya sebatas pengusulan. Pusat yang menentukan. Sementara sekarang kita masih tunggu juknis penempatannya dan Itu langsung masuk di aplikasi e-proposal secara elektronik,” ungkapnya.

Bila dari 400 yang diusulkan ini tidak terkafer di DAK, kata Jono, nanti akan dialihkan di tempat pembantuan (TP) yang satuan kerjanya melekat di provinsi seperti bantuan bibit.

Baca Juga :  Dewan Ramai-ramai Bela Pedagang Tetap Berjualan di Pasar Panjang

Menurut dia, bantuan yang sudah terealisasi menjadi tanggung jawab kelompok tani itu sendiri ketika nanti sudah dikeluarkan oleh kementerian pusat melalui aplikasi tersebut.

“Kita berharap bantuan dari pusat tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here