Ali Mazi Diminta Hati-hati Soal Tambang di Wawonii

507
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sultra Ali Mazi diminta hati-hati dalam bersikap soal masalah izin usaha pertambangan (IUP) di Pulau Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan.

Peringatan ini datang dari Ketua Komisi I DPRD Sultra LM Taufan Alam.

- Advertisement -

Ditemui di gedung DPRD Sultra, Rabu 20 Maret 2019, Taufan mengaku, masalah perizinan usaha pertambangan di Pulau Wawonii telah meresahkan masyarakat.

“Sudah banyak gelombang demonstrasi dan bahkan ada korban,” kata Taufan Alam.

Menurut dia, banyak masyarakat menolak kehadiran tambang di pulau kelapa itu.

Atas dasar itu lah, Pemprov Sultra diminta untuk berhati-hati dalam membuat keputusan.

Sebab, lanjut dia, bola perizinan tambang di Pulau Wawonii sudah di Gubernur Sultra Ali Mazi.

“Meminta gubernur hati-hati. Saya lihat resistensi tambang di Konkep ini cukup besar,” jelasnya.

Hati-hati dimaksudnya, lanjut Taufan, apa pun keputusan gubernur harus dihitung baik-baik untuk kepentingan masyarakat.

“Harus untungkan masyarakat. Kalau hanya untungkan pemda, ini jadi bahan kajian kita,” jelasnya.

Namanya pembangunan, kata dia, tujuannya mensejahterakan masyarakat. Namun, fakta di lapangan, hadirnya tambang ini malah sebaliknya, tidak mensejahterakan.

“Dimana-mana adanya tambang kecil kontribusinya (untuk masyarakat), kadang hanya merusak lingkungan,” tuturnya.

Bila kemudian, kehadiran IUP di Pulau Wawonii terus ditolak warga, maka sudah selayaknya Gubernur Sultra mencabut seluruh IUP. Terlebih, masalah tambang Wawonii sudah disoal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terhadap penolakan warga, Dewan juga berencana akan berkunjung ke Pulau Wawonii.

“Dalam waktu dekat akan keroscek di lapangan sejauh mana penerimaan masyarakat di sana,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...