Surat Suara Rusak di Sultra Diprediksi Puluhan Ribu

233
 

Kendari, Inilahsultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra memperkirakan surat suara rusak Pemilu 2019 bisa mencapai puluhan ribu.

Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib menyatakan, saat ini, proses sortir dan pelipatan surat suara masih berlangsung di KPU kabupaten atau kota.

- Advertisement -

Sejauh ini, kata Natsir, pihaknya belum merampungkan jumlah surat suara rusak.

“Saya baru mau minta datanya ini di KPU kabupaten/kota,” kata Natsir, Kamis 21 Maret 2019.

Merujuk data dari Kota Kendari dengan jumlah surat suara rusak sudah mencapai 9 ribuan termasuk Konawe Utara, maka diprediksi jumlahnya bisa menembus puluhan ribu.

Terhadap surat suara yang cacat dan rusak ini, KPU sudah membuat surat berita acara dan ditandatangani oleh Bawaslu dan kepolisian.

“Nanti akan disampaikan ke KPU RI untuk diganti oleh penyedia,” kata Natsir.

Kebanyakan, surat suara rusak ini karena terkena tinta dan rendahnya kualitas warna partai.

Banyak pihak mengkhawatirkan surat suara rusak ini akan dimanfaatkan untuk kecurangan. Oleh KPU, sudah mengantisipasinya dengan cara melibatkan aparat keamanan dan Bawaslu.

“Untuk cegah penyalahgunaan surat suara, maka itu dilakukan pemusnahan dan disaksikan bersama-sama lagi,” bebernya.

Menurut dia, keraguan publik terhadap penyalahgunaan surat suara rusak ini akan menjadikan masukan bagi KPU untuk berhati-hati.

Namun, ia menganggap, surat suara yang rusak ini tidak mungkin disalahgunakan karena akan melewati sortir dan pelipatan hingga pengepakan.

Pada saat pengepakan itu, KPU sudah memastikan surat suara yang didistribusikan ke TPS sudah layak dan tidak bermasalah lagi.

Ojo menyebut, setiap TPS akan mendapatkan surat suara sesuai jumlah DPT di TPS tersebut ditambah 2 persen.

“Sehingga, kebutuhan antar-TPS pasti berbeda,” tuturnya.

Usulkan Diangkut di Kargo

Agar surat suara yang dicetak ulang tidak terlambat datang di Sultra, KPU mengusulkan agar distribusinya melalui pesawat atau kargo.

Sisa waktu Pemilu 17 April 2019 tinggal 27 hari lagi. Tentunya, masih ada waktu KPU untuk mengganti surat suara yang rusak itu.

Namun, proses pencetakan, distribusi hingga disortir kembali membutuhkan waktu lama.

“Kalau gunakan moda transportasi laut, maka bisa berpotensi terlambat. Maka nanti kami minta KPU RI melalui pesawat atau kargo,” katanya.

Pencetakan surat suara untuk Pemilu 2019, dilakukan di Surabaya dan anggarannya terpusat di KPU RI.

Untuk itu, seluruh KPU kabupaten atau kota yang mendapati surat suara rusak agar segera membuat berita acara lalu dilaporkan ke KPU RI.

“Agar segera digantikan,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...