Lahan Warga Wawonii Kembali Digusur, Perusahaan Diduga Dibackup Polisi

302
Warga berdebat dengan salah satu oknum polisi yang diduga mengawal perusahaan tambang di Pulau Wawonii. (Screenshot video Mando Maskuri)

Kendari, Inilahsultra.com – Lahan milik warga di Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan kembali digusur oleh perusahaan tambang PT Gema Kreasi Perdana (GKP).

Lahan tersebut diketahui milik La Baa, Wa Ana dan Amin. Ia menyebut, lahan warga yang digusur sekitar satu kilometer dan sejumlah tanaman warga berupa jambu mete dan cengkeh tumbang.

- Advertisement -

“Mereka masuk sejak semalam. Mereka masuk menggusur lahan milik warga,” kata Mando Maskuri saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat 23 Agustus 2019.

Ia menyebut, alat berat berupa escacator milik PT GKP kurang lebih 18 unit masuk menggusur lahan warga yang dibackup oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap.

                       

“Tadi juga ada dari Polair Polda Sultra. Mereka datang mengawal perusahaan,” katanya.

Saat ini, warga masih bertahan dan melakukan perlawanan terhadap perusahaan tambang yang masih berusaha menerobos lahan warga.

“Sampai saat ini, kami masih bertahan di lokasi,” ujar Mando.

Video perlawanan warga terhadap masuknya alat berat perusahaan yang dikawal aparat kepolisian tampak jelas dari video yang dikirimkan oleh akun facebook milik Razma Jr.

Beberapa warga meminta agar polisi keluar dari lokasi lahan milik warga.

“Bapak datang di sini berdasarkan aturan. Tapi aturan untuk penerobosan bapak tidak tahu,” kata salah satu warga di video berdurasi 28 menit itu.

Selain itu, video lainnya menunjukkan polisi tidak mau memperlihatkan nama yang tertera di baju mereka saat mengawal alat berat perusahaan tambang.

“Ada sekitar puluhan polisi yang mengawal PT GKP mereka utusan Polda Sultra,” kata Mando Maskuri.

Hingga saat ini, pihak Polda Sultra belum memberikan keterangan atas penyerobotan lahan warga ini.

Baca Juga :  Seorang Ayah di Konsel, Tega Perkosa Anak Kandungnya

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...