Penyebab Demo Rusuh : Rektor UHO Terbitkan Aturan Mahasiswa Bayar Uang Kursi

7373
Demo mahasiswa di gedung rektorat UHO menuntut pencabutan surat keputusan yang memberatkan mahasiswa. (Haerun/Inilahsultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Halu Oleo (KBM-UHO) Kendari menentang kebijakan rektor UHO yang dianggap tidak pro-mahasiswa karena telah menerapkan tarif penunjang akademik dengan biaya mahal.

Demo ini berakhir dengan ricuh. Mahasiswa dan pihak keamanan kampus terlibat saling lempar batu.

- Advertisement -

Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari Maco mengatakan, demonstrasi yang dilakukan ini sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap keputusan Rektor karena menerapkan tarif penunjang akademik yang mahal dan dianggap memberatkan mahasiswa.

“Pertanyaan kami, kemana dan diperuntuhkan untuk apa uang UKT dan uang pangkal yang kami bayar selama ini, sehingga memberlakukan lagi tarif layanan umum untuk mahasiswa,” tanyanya.

                       

Maco mengaku, mahasiswa kecewa atas kebijakan rektor yang sangat tidak masuk akal. Terlebih, ekonomi orang tua mahasiswa sangat terbatas.

“Kami datang di sini dengan suara yang lantang dan niatan yang tulus dengan ucapan bismilahirahmanirahim. Kami menolak SK Rektor tentang tarif layanan umum, dan pak rektor harus mencabut SK tersebut,” turntunya.

Sementara itu, Rektor UHO Muh Zamrun Firihu menemui massa aksi mengatakan, kalau tidak mengetahui persoalan jangan langsung datang demo, budayakan terlebih dahulu untuk mengkonfirmasi kebijakan tersebut.

“Ini diperuntuhkan bukan mahasiwa UHO yang di luar sana, bukan untuk mahasiswa UHO. Dan SK yang sudah diberlakukan di Fakultas Pertanian ini salah, dan saya sudah menariknya kembali,” tutupnya.

Dalam tuntutannya KBM UHO menolak dan minta dicabut Surat Keputusan (SK) Rektor UHO Nomor : 2404/UN29/SK/KU/2019 tentang Tarif Layanan, Badan Layanan Umum UHO yang terindikasi tidak mempertimbangkan keadilan dan kepatuhan.

Daftar tarif layanan penunjang akademik untuk fasilitas umum di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari :

Baca Juga :  Siswa SD Pelangi Kota Kendari Tempati Posisi Ketiga Kejurnas Motor Cross Jawa Tengah

1. Aula dalam perhari mahasiswa membagyar Rp 1.500.000, dosen Rp 2.000000 dan untuk umum 3.000000

2. Ruang rapat dalam perhari mahasiswa membayar Rp 200.000, dosen 300.000 dan untuk umum 500.000

3. Kursi perunit dan perhari mahasiswa membayar Rp 2.000, dosen Rp 3000, dan untuk umum Rp 5.000

4. Meja perunit dan perhari mahasiswa membayar Rp 15.000, dosen Rp 20.000 dan untuk umum Rp 25.000

5. LCD perunit dan perhari mahasiswa membayar Rp 30.000, dosen Rp 50.000 dan untuk umum Rp 100.000

6. Wireless speaker + Mic perunit dan perhari mahasiswa membayar Rp 30.000, dosen Rp 50.000 dan untuk umum Rp 100.000.

7. Sound system perunit dan perhari mahasiswa membayar Rp 50.000, dosen Rp 100.000 daun untuk umum Rp 150.000

8. Halaman dalam sehari mahasiswa harus membayar Rp 500.000, dosen Rp 1.000.000 dan untuk umum Rp 1.500.000.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...