Pelantikan Anggota DPRD Sultra Diwarnai Demo Mahasiswa

Aliansi Teknik se-Sultra menggelar demo di DPRD Sultra.

Kendari, Inilahsultra.com – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), diwarnai aksi demonstrasi ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Senin 7 Oktober 2019.

Mahasiswa yang tergabung dalam Fakultas Tehnik UHO ini, meminta agar proses pengungkapan kasus penembakan segera dituntaskan.

Kasus penembakan ini menjadi pekerjaan pertama yang harus diselesaikan untuk anggota DPRD yang baru dilantik, karena tragedi demonstrasi 26 September 2019 telah memakan korban jiwa.

-Advertisement-

“Kasus meninggalnya saudara kami, Muhamad Yusuf Kardawi dan Randi sampai sekarang belum ada titik terang,” ucap Kordinator Lapangan, Yusuf Bonte.

Harusnya, kata dia, ada penyampain pendapat di muka umum adalah hak dan tanggung jawab mahasiswa terhadap bangsa dan negara. Namun, lagi-lagi negara telah gagal menjaminkan hak-hak warga Negaranya.

“Polda Sultra dan Polres Kendari sebagai instrumen negara yang seharusnya mengawal dan memastikan jaminan hak itu, ternyata mereka lalai dalam tanggung jawabnya,” sambungnya

Kasus pembunuhan dan berbagai tindakan prefesif adalah bukti hilangnya moral dan integritas dari lembaga pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat ini. Pihak kepolisian yang terkesan mengulur waktu untuk penyelesaian kasus ini.

“Proses penyelesaian yang terkesan lama dan tertutup, memunculkan mosi tidak percaya terhadap pihak kepolisian,” bebernya.

Menurutnya, secara struktural dan jalur koordinasi Kapolres Kendari berperan dan bertanggung jawab atas pembunuhan yang di duga di lakukan oleh anggotanya. lni menjadi bukti lalai dan tidak layaknya lagi kapolres Kendari mengemban amanah yang telah diberikan.

“Oleh karena itu, kami dari Aliansi Mahasiswa Tehnik Sultra meninta DPR RI untuk mendesak Mabes Polri agar proses penyelesaian kasus pembunuhan dipercepat dan dilakukan secara terbuka. Kami juga meminta Kapolres Kendari dicopot,” tutupnya.

Penulis : Onno

Facebook Comments