70 Pemandu Wisata Lokal di Buton Ikut Pelatihan

Laode Zainuddin Napa

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Sebanyak 70 warga Kecamatan Lasalimu dan Kapontori Kabupaten Buton akan mengikuti pelatihan pemandu wisata yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Buton.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton Laode Zainudin Napa mengatakan, 70 pemandu wisata lokal itu mengikuti pelatihan selama tiga hari. Mulai hari Rabu hingga Jumat.

Selama ini, lanjut mantan Kadis Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) Kabupaten Buton ini, mereka sudah terbiasa mengantar turis. Sehingga mereka tinggal diberi pemahaman yang baik lagi agar lebih profesional dan memandu sesuai standar nasional.

-Advertisement-

“Para pemandu wisata ini sudah sering menemani para turis ketika berkunjung tapi kita ingin agar mereka lebih profesional dan memandu sesuai standar nasional,” ujarnya, Selasa 22 Oktober 2019.

Kata dia, anggaran untuk pelatihan tersebut berasal dari Kementerian Pariwisata.

Zainuddin menambahkan, dalam materi pelatihan nanti, para pemandu diberi pelatihan dasar wisata alam.

Selain itu, mereka juga akan diberikan pemahaman berupa manajemen perjalanan dan pengetahuan dasar peralatan lapangan (tracking), membaca arah peta, dan mengunjungi camp di sekitar hutan Desa Lawele.

“Rencananya hari Rabu besok akan dibuka Bupati Buton La Bakry di Desa Lawele Kecamatan Lasalimu,” kata Zainuddin.

Zainuddin menjelaskan, dalam kegiatan tersebut akan menggandeng instruktur dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Hari pertama peserta akan dilatih manajemen perjalanan dan pengetahuan dasar peralatan lapangan, membaca arah peta dan navigasi darat dan evakuasi,” jelasnya.

Mantan Kepala Mes Buton di Kota Kendari ini mengungkapkan, pada bulan Januari 2020 mendatang, para peserta akan mengikuti pelatihan lanjutan dari instruktur nasional.

“Selama ini kunjungan wisatawan yang tertarik dengan wisata alam di Buton mencapai 200 orang setiap tahunnya. Mereka yang datang biasanya mengunjungi Hutan Lambusango yang biasa disebut paru-paru dunia,” jelas Zainuddin.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments