Satu Pendemo Babak Belur Dikeroyok Karyawan PT VDNI

1728
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ratusan masa aksi menggelar demontrasi di depan kantor perusahaan China. Aksi tersebut berujung ricuh, satu pendemo dikeroyok karyawan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Rabu 29 Januari 2020 sekira pukul 10.30 WITa.

Ratusan massa yang tergabung dalam Konsorsium Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu dan karyawan PT Andalniaga Boemih Energy (ABE), berorasi di depan Kantor PT VDNI yang terletak di Desa Morosi Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe.

- Advertisement -

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Nur Akbar mengatakan, massa aksi menuntut PT Konawe Putra Propertindo (KPP) untuk segera melakukan pembayaran utang pembuatan jalan kepada PT KPP. Dimana jalan tersebut, saat ini dikuasi PT VDNI.

“Dalam aksi tersebut, Waka Polres Konawe Kompol Jajang Kiswara berupaya melakukan mediasi, namun pihak pengunjuk rasa tidak menerima,” terang Nur Akbar.

Selang beberapa menit kemudian, sambung mantan Kapolres Konawe ini, pengunjuk rasa mulai melakukan upaya penutupan jalan haulling.

Penutupan jalan haulling mendapat perlawanan dari karyawan PT VDNI. Sehingga terjadi aksi saling lempar antara pengunjuk rasa dengan karyawan PT VDNI dengan menggunakan batu, busur dan petasan.

“Aksi saling lempar tak terhindarkan, dalam insiden itu tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

Namun, satu unit eksavator milik PT Khadapi Putera Mandiri yang dibawa pengunjuk rasa untuk melakukan pemalangan jalan haulling dirusak oleh karyawan PT VDNI dan satu 1 orang pengunjuk rasa, Nardi (42) dikeroyok oleh karyawan PT VDNI, lalu diamankan ke Polres Konawe.

“Situasi sudah bisa dikendalikan oleh personel Polres Konawe,” katanya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...