Diduga Idap Baby Blues Sindrome, Ibu di Buteng Aniaya Anaknya

998
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Seorang wanita asal Kabupaten Buton Tengah (Buteng) berinisial MA (21) tega menganiaya kedua anaknya, AL (2 tahun) dan AS (4 Bulan). Akibat perbuatannya, MA diamankan pihak kepolisian.

MA menganiaya kedua anaknya dengan cara AS ditenggelamkan ke dalam bak air kamar mandi rumahnya. Sementara AL diiris leher bagian belakang.

- Advertisement -

Kejadian tersebut dilakukan MA di Desa Doda Bahari Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buteng.

Kapolsek Sangia Wambulu, Iptu Tri Nugroho HW mengatakan, setelah dimintai keterangan beberapa saksi kejadian bermula ketika Mardin (Kakak MA) menjenguknya.

“Tiba di rumah adiknya, Mardin melihat MA sementara mengayun-ayun yang berumur empat bulan dengan kondisi basah ayunanya dan air menetes dilantai,” ungkapnya.

Melihat kondisi itu, lanjut Tri, Mardin kemudian menanyakan AL kakak AS. Saat itu saksi melihat ada tetesan darah di lantai serta pisau dapur merlumuran darah.

Mardin langsung bergegas masuk ke kamar melihat AL sementara terbaring di tempat tidur serta mengalami luka teriris pada bagian leher belakang.

Melihat kondisi itu, Mardin meminta pertolongan ke tetangga sekitar rumah untuk membawa korban AS ke puskemas. Namun AS telah meninggal dunia.

Sementara AL langsung di rujuk ke RSUD Kabupaten Buton Tengah yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari kediaman korban.

Jam 21.30 Wita, setelah melakukan koordinasi degan pemerintah desa dan pihak keluarga, Polsek Sangia Wambulu langsung membawa ibu kandung korban menuju Kota Baubau untuk diamankan di Polres Baubau.

Berdasarkan info dari pihak bidan desa dan keluarga, Polsek Sangia Wambulu mendapatkan keterangan bahwa ibu korban memiliki riwayat penyakit Baby Blues Sindrome atau depresi pascapersalinan.

Hal itu dialami sejak pelaku melahirkan anak pertama sekitar tahun 2018 sampai saat ini.

Berdasarkan penelusuran wartawan inilahsultra.com melalui laman kesehatan, ada ada 3 jenis sindrom yang dialami seorang ibu usai melahirkan:

1. Postpartum Blues/Baby Blues.
Biasanya terjadi pada 50 hingga 75 persen ibu baru dalam beberapa hari hingga seminggu setelah melahirkan. Saat mengalami hal tersebut, ibu biasanya akan mengalami perasaan sedih, cemas dan sering menangis sendirian.

2. Depresi Pascapersalinan.
Gejala-gejala ini mirip dengan gejala postpartum blues dan termasuk kurangnya energi, masalah memori, kesedihan, kecemasan, atau perasaan bersalah. Jenis depresi ini dapat bertahan hingga satu tahun dan bisa diobati dengan psikoterapi, pengobatan, atau kombinasi keduanya.

3. Psikosis Pascapersalinan.
Psikosis postpartum jarang terjadi dan biasanya timbul dalam satu atau dua minggu setelah melahirkan. Ini termasuk halusinasi, disorientasi, paranoia, atau keinginan untuk menyakiti bayi.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...